Search

Marwansyah Tekankan Profesionalitas dalam Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah

marwansyah-tekankan-profesionalitas-dalam-penguatan-kompetensi-kepala-madrasah
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) — Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Marwansyah, menegaskan pentingnya profesionalitas dan penguatan karakter ASN dalam membangun tata kelola pendidikan madrasah yang unggul. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan materi pada Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Angkatan II, hasil kerja sama antara Kepala Madrasah di wilayah kerja Kemenag Kabupaten Lampung Tengah dan Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (LPKA) Bandar Lampung, di Hotel Grand Sekuntum, Senin (17/11/2025).

Dalam forum yang menghimpun para kepala madrasah dari Lampung Tengah tersebut, Marwansyah menekankan bahwa peningkatan kualitas madrasah tidak hanya dibangun melalui kompetensi teknis, tetapi juga melalui integritas dan etika profesional ASN. Transformasi layanan dan penguatan Moderasi Beragama, menurutnya, harus menjadi fondasi dalam memimpin satuan pendidikan.

Bapak dan Ibu adalah guru-guru kami. Ketulusan dalam mengajar dan membimbing adalah amal jariyah yang akan terus mengalir. Madrasah akan kuat jika dipimpin dengan hati, integritas, dan profesionalitas,” ujar Marwansyah.

Ia juga menyampaikan salam dari Kepala Kanwil Kemenag Lampung yang sedang menghadiri peluncuran aplikasi PTSP Nasional di Jakarta bersama Menteri Agama dan Presiden. Marwansyah menambahkan bahwa tata kelola madrasah yang tertib, kepemimpinan yang solutif, dan komunikasi yang menenangkan diperlukan untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap madrasah.

Dalam konteks kerja sama antara Kemenag Lampung Tengah dan LPKA Bandar Lampung, Marwansyah menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat mutu kepemimpinan pendidikan. Kolaborasi ini, menurutnya, merupakan contoh konkret sinergi pusat–daerah dalam meningkatkan kompetensi kepala madrasah.

Ia juga menekankan bahwa Moderasi Beragama harus menjadi budaya sehari-hari, bukan hanya materi pelatihan. Nilai-nilai moderasi, kata dia, harus tercermin dalam sikap, bahasa, serta kemampuan kepala madrasah mengelola dinamika dan perbedaan di lingkungan sekolah.

Sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama, Marwansyah menegaskan pentingnya transformasi layanan, digitalisasi tata kelola, dan implementasi nilai BerAKHLAK serta Asta Protas sebagai pedoman kerja ASN Kemenag. Modernisasi layanan publik, katanya, akan memperkuat transparansi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan madrasah.

Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala madrasah serta memperluas ruang kolaborasi antara Kemenag Lampung Tengah dan LPKA Bandar Lampung dalam peningkatan mutu pendidikan keagamaan.

Mengakhiri materinya, Marwansyah mengajak seluruh peserta untuk menjaga integritas dan terus meningkatkan profesionalitas.
Setiap ASN Kemenag adalah wajah negara. Mari berikan pelayanan terbaik dan jadikan nilai BerAKHLAK sebagai budaya kerja kita,” tutupnya. (mela Basyar/Rizki)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil