Way Kanan, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, melaksanakan kegiatan mentoring terhadap rancangan aktualisasi peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian Agama Tahun 2025, pada Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kepala Kemenag Way Kanan dan diikuti oleh peserta Latsar CPNS yang sedang menyusun rancangan aktualisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Masir Ibrahim menegaskan bahwa mentoring menjadi bagian penting dalam memastikan rancangan aktualisasi benar-benar selaras dengan nilai dasar ASN dan visi misi Kementerian Agama. Ia menekankan agar setiap peserta tidak hanya fokus pada aspek teknis penyusunan, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan yang berdampak positif bagi instansi.
“Rancangan aktualisasi adalah wujud nyata penerapan nilai-nilai dasar ASN di tempat kerja. Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta mampu menghasilkan karya yang inovatif, aplikatif, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Masir Ibrahim dalam arahannya.
Selain memberikan masukan teknis, Kakan Kemenag Way Kanan juga mendorong para peserta untuk menumbuhkan semangat kreativitas dan rasa percaya diri. Menurutnya, rancangan aktualisasi bukan sekadar tugas pelatihan, melainkan cerminan dari kemampuan CPNS dalam memetakan masalah dan mencari solusi yang tepat di lingkungan kerja masing-masing.
Peserta Latsar CPNS tampak antusias mengikuti kegiatan mentoring ini. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memaparkan rancangan yang telah disusun sekaligus menerima arahan langsung dari pimpinan. Proses ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta dalam menyempurnakan rancangan aktualisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya mentoring dari Kepala Kantor Kemenag, diharapkan para peserta Latsar CPNS semakin siap melaksanakan aktualisasi di unit kerjanya masing-masing. Pada akhirnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak ASN Kementerian Agama yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Humas)
