Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menggelar pembinaan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 pada Selasa, 26 Agustus 2025, bertempat di Aula Amal Bhakti Kemenag Way Kanan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Way Kanan, Masir Ibrahim, Kasubbag TU, Joko Susanto, para Kepala Seksi (Kasi), Penyelenggara, serta diikuti oleh seluruh CPNS Tahun 2024 dan PPPK Tahap 1.
Pembinaan ini
bertujuan memberikan penguatan dan pembekalan agar seluruh ASN mampu menyamakan
persepsi, memahami aturan yang berlaku, serta menanamkan nilai-nilai dasar ASN
dan budaya kerja Kementerian Agama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain sebagai
wadah peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat
silaturahmi serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa, negara, dan
agama.
Dalam
laporannya, Kepala Subbagian Tata Usaha, Joko Susanto, menyampaikan bahwa saat
ini terdapat 38 CPNS dan 133 PPPK yang bertugas di lingkungan Kemenag Way
Kanan. Ia menekankan pentingnya kesatuan visi, misi, dan persepsi bagi seluruh
ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.
“Melalui
pembinaan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat memantapkan diri sekaligus
mengimplementasikan nilai-nilai yang telah ditetapkan Kementerian Agama dalam
setiap program kerja,” ungkapnya.
Sementara itu,
Kepala Kantor Kemenag Way Kanan, Masir Ibrahim, dalam arahannya mengingatkan
para ASN untuk selalu bersyukur atas amanah yang diberikan.
“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk bertatap muka pada hari ini. Nikmat menjadi ASN harus selalu kita syukuri. Allah sudah mengingatkan dalam Al-Qur’an, barang siapa yang tidak bersyukur, maka sungguh azab-Ku sangat pedih,” ujarnya.
Kakankemenag
menegaskan bahwa menjadi ASN Kemenag bukan hanya sebuah pekerjaan, melainkan
juga pengabdian kepada bangsa, negara, dan agama. Karena itu, ASN dituntut
aktif hadir di tengah masyarakat, memberi teladan, serta menjabarkan
nilai-nilai dasar ASN “BerAKHLAK” (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
Selain itu, ia
juga menekankan pentingnya menginternalisasi lima budaya kerja Kemenag, yaitu
Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan, agar
benar-benar menjadi pedoman dalam setiap langkah dan keputusan.
Di akhir sambutannya, Masir Ibrahim menegaskan besarnya amanah yang dipikul ASN Kemenag. “Tanggung jawab kita sangat besar. Pertanggungjawaban kita bukan hanya kepada bangsa dan negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena kita adalah bagian dari Kementerian Agama,” pungkasnya. (Humas)
Editor : Fadilah
