Way Kanan, KUA Gunung Labuhan(Humas) - - Masyarakat Muslim di Kecamatan Gunung Labuhan pada umumnya memperingati malam Nisfu Syakban atau yang kerap disebut Ruwahan dengan penuh khidmat. Senin, (2/2) Malam. Peringatan yang jatuh pada malam Selasa ini diisi dengan berbagai amalan ibadah, doa bersama, dan silaturahmi.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung
Labuhan, Ardores, menyatakan bahwa tradisi memperingati Nisfu Syakban telah
menjadi bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat setempat. “Secara umum,
masyarakat Gunung Labuhan sangat antusias menyambut malam Nisfu Syakban. Ini
adalah momen untuk introspeksi diri, memperbanyak ibadah, dan memperkuat tali
silaturahmi antarwarga,” ujar Ardores dalam pernyataannya.
Semangat tersebut tercermin dalam kehadiran
Penghulu KUA Gunung Labuhan, Agus Khafi Yazid, yang turut menghadiri acara
Ruwahan di Masjid Al-Istiqomah, Desa Suka Negeri. Meskipun hujan deras melanda
kawasan itu, Agus Khafi Yazid tetap hadir dengan semangat tinggi untuk
bersama-sama warga menyambut malam yang penuh berkah tersebut.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tidak
surut oleh hujan. Kehadiran kita malam ini adalah bukti nyata kecintaan kita
untuk mengisi malam Nisfu Sya’ban dengan kegiatan positif dan doa bersama,”
kata Agus Khafi Yazid yang turut memimpin pembacaan surat yaasin pada
kesempatan tersebut.
Acara di Masjid Al-Istiqomah berjalan dengan
khidmat, pembacaan tawassul, pembacaan yaasin dan doa bersama untuk keselamatan
dan keberkahan negeri. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa,
menguatkan fungsi masjid sebagai pemersatu umat.
Dengan tetap memegang teguh ajaran Islam serta kearifan lokal, peringatan Nisfu Syakban di Gunung Labuhan tahun ini sekali lagi mengukuhkan harmonisasi antara tradisi keagamaan dan semangat kebersamaan dalam masyarakat. (Humas)
Penulis :
Editor : Anggithya