Search

Memaknai Filosofi “Gulungan Benang” dalam sebuah Instansi

memaknai-filosofi-gulungan-benang-dalam-sebuah-instansi
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Mengawali Senin pagi diawal pekan sebelum melaksanakan aktifitas, seluruh Pejabat dan para Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan berkumpul dengan penuh semangat di Halaman Kantor pada pukul 07.30 pagi untuk mengikuti apel pagi, sebuah aktifitas yang tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi momen untuk merenungkan makna dari setiap tindakan yang mereka lakukan dalam menjalani tugas di instansi ini (27/5/2024).

Bertindak sebagai pembina apel Ali Solihin, S.Pd.I., selaku Kasi PHU membuka apel pagi dengan sebuah perumpamaan yang menggugah pikiran. Ia mengibaratkan bekerja di kantor Kementerian Agama sebagai 1 gulung benang yang tidak akan artinya apa-apa. Namun, ia menekankan bahwa “tanggung jawab kita adalah mengubah setiap gulung benang tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti sulaman hias atau setidaknya sebagai komponen yang memperkuat suatu pakaian,” tegasnya.

Setiap seksi di Kemenag Way Kanan ini diibaratkan sebagai bagian dari satu gulung benang yang harus diolah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat. Mereka diingatkan bahwa tupoksi dan program yang mereka emban bukanlah sekadar beban, tetapi merupakan potensi yang harus diolah dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

Para pegawai didorong untuk memahami bahwa setiap langkah yang mereka ambil, setiap program yang mereka jalankan, merupakan bagian dari proses mengubah “gulung benang yang tidak bernilai" menjadi sesuatu yang memiliki makna dan manfaat yang besar. Mereka diingatkan akan pentingnya menjalani setiap tugas dengan penuh dedikasi, integritas, dan keikhlasan.

Apel pagi kali ini bukan hanya sekadar acara formal, melainkan juga momentum untuk merenungkan makna dari setiap tugas dan tanggung jawab yang mereka emban di Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan. Dengan kesadaran akan potensi yang dimiliki oleh setiap gulung benang, mereka siap untuk menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

Menutup amanatnya, Ali menekankan pentingnya kerjasama dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab instansi ini. Kasi PHU tersebut menggarisbawahi bahwa seksi memiliki peran yang tak tergantikan dalam mencapai tujuan bersama untuk melayani masyarakat. (Fit/Hand)

Editor.: Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil