Way Kanan, MAN 1 (Humas). Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan prestasi generasi muda, Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan MAN 1 Way Kanan mengadakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh peserta didik, Selasa, 21 Oktober 2025. Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan fisik dan mental siswa, khususnya dalam meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar di lingkungan madrasah. Kegiatan ini berlangsung serentak di lingkungan sekolah dan disambut antusias oleh siswa dari kelas X hingga XII.
Secara ilmiah, keterkaitan antara asupan gizi yang seimbang dan performa belajar telah banyak dibuktikan melalui berbagai studi. Siswa dengan asupan nutrisi yang cukup cenderung memiliki tingkat fokus, daya ingat, dan energi yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengalami kekurangan gizi. Oleh karena itu, program MBG ini tidak hanya menjadi intervensi kesehatan, tetapi juga strategi peningkatan kualitas pendidikan yang efektif dan aplikatif. Menu makanan yang disediakan mengandung kombinasi karbohidrat kompleks, protein hewani dan nabati, serta sayuran dan buah-buahan segar sesuai standar gizi nasional.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menyampaikan bahwa MBG merupakan dukungan konkret dalam menciptakan iklim belajar yang sehat dan inklusif. “Kami sangat mengapresiasi program ini karena membantu siswa yang kurang mampu agar tidak belajar dalam kondisi lapar. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas,” ujarnya. Selain itu, guru dan staf madrasah juga dilibatkan dalam proses edukasi gizi sederhana untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pola makan sehat.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat menjadi model nasional bagi lembaga pendidikan lain, khususnya madrasah, dalam upaya memperkuat integrasi antara pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan siswa. Dengan semangat Hari Santri Nasional yang jatuh sehari setelah pelaksanaan program, MBG juga menjadi simbol bahwa pendidikan keagamaan dan perhatian terhadap kebutuhan dasar siswa harus berjalan seiring. MAN 1 Way Kanan menunjukkan bahwa madrasah mampu menjadi pelopor dalam inovasi kebijakan yang menyentuh aspek spiritual, sosial, dan fisik siswa secara holistik. (Joe)
Editor : Fadilah
