Way Kanan, MTSN1 (Humas) -- Untuk membentuk peserta didik MTsN
1 Way Kanan yang berkarakter setiap pekanan selalu diadakan kegiatan membaca Asmaul
Husna dan membaca Alquran dan tahsin
yang diikuti seluruh peserta didik. Kegiatan tersebut diawasi oleh seluruh guru
l pada setiap harinya. Sebagaimana diungkapkan oleh koordinator Imtaq Subagio,
yang akrab menyatakan bahwa pembiasaan membaca Al Qur'an tiap hari menjadi
salah satu upaya membentuk karakter siswa yang religius ,cerdas, dan tangguh
dalam menghadapi tantangan zaman.
"Langkah ini menjadi salah satu upaya pendidikan
karakter dengan harapan peserta didik menjadi generasi muda yang berilmu
pengetahuan tinggi, berakhlak mulia, cakap, kreatif, mandiri,dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab," imbuh Subagio pada Selasa
(30/06/2024). Sebagai siswa madrasah sudah selayaknya untuk bisa membaca
Al-Quran. Tuntutan tersebut menjadi motivasi bagi madrasah untuk menggaungkan
Al-Quran di tengah-tengah peserta didik. Untuk itu teknik membaca yang
diterapkan adalah secara personal. Satu per satu peserta didik mendapat
pendampingan dari bapak/ibu guru pengampu yang berada di kelas masing-masing.
Pelaksanaan baca Al-Quran rutin tersebut juga sebagai upaya membumikan Al-Quran agar para peserta didik lebih dekat dengan Al-Quran. Kenyataannya masih saja ada peserta didik yang baru bisa membaca setelah berada di madrasah. Hal ini menjadi prioritas sasaran kegiatan, agar nantinya para peserta didik lulus dari madrasah juga mahir membaca Al-Quran. (Sabda)
Editor : Fadilah