Search

Menjaga Mutu Pendidikan, Menanam Karakter Dari Bangku Madrasah

menjaga-mutu-pendidikan-menanam-karakter-dari-bangku-madrasah
Fotografer: Mushollin

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Madrasah tidak hanya dituntut melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak, disiplin, dan berintegritas. Nilai itulah yang terus ditanamkan dalam setiap proses pendidikan di madrasah, termasuk saat pelaksanaan Ujian Madrasah yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandarlampung Erwinto saat melakukan kunjungan kerja, silaturahmi dan monitoring pelaksanaan Ujian Madrasah kelas VI, di MIN 10 Bandar Lampung, Selasa, (5/5/2026).

Menurut Erwinto, Ujian Madrasah bukan sekadar agenda akademik tahunan atau tolok ukur capaian belajar, melainkan ruang pembelajaran yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan kepada peserta didik. Karena itu, seluruh proses pelaksanaannya harus dijalankan secara tertib, profesional, dan penuh integritas.

Madrasah harus menjadi tempat lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak, disiplin, dan integritas. Inilah fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa", ujar Erwinto.

Sementara itu Wiwin Suryani Plat Kepala MIN 10 Bandar Lampung mengatakan pelaksanaan Ujian Madrasah di MIN Bandar Lampung serentak berlangsung pada 4–11 Mei 2026 dan di Madrasahnya diikuti 149 siswa kelas VI.

Dalam kunjungan tersebut, Erwinto didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Kasimun, serta Pengawas Madrasah, Bahrin.

Pada kesempatan itu, Erwinto juga mengingatkan pentingnya profesionalitas guru dan tenaga kependidikan dalam menjaga kualitas layanan pendidikan. Menurutnya, mutu madrasah dibangun bukan hanya melalui capaian akademik, tetapi juga lewat keteladanan, kedisiplinan, dan budaya kerja yang baik di lingkungan pendidikan.

Kasimun menambahkan bahwa penguatan budaya kerja di madrasah juga perlu ditopang oleh hadirnya Agen Perubahan yang mampu menjadi teladan dalam integritas, kedisiplinan, dan profesionalitas di lingkungan kerja.

“Kehadiran Agen Perubahan diharapkan menjadi energi positif yang menumbuhkan semangat kolektif untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan memperkuat budaya kerja unggul di madrasah", kata Kasimun. 


Editor: Fadilah
Copyright : Datin Kanwil