Search

Menteri Agama Resmikan Masjid Raya Al-Bakrie di Bandar Lampung

menteri-agama-resmikan-masjid-raya-al-bakrie-di-bandar-lampung
Fotografer: Humas Kanwil

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Makmur, menghadiri peresmian Masjid Raya Al-Bakrie di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Enggal, Kota Bandar Lampung, Jumat (12/9/2025).

Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, tokoh nasional Aburizal Bakrie, serta Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Momentum ini menjadi penanda hadirnya masjid sebagai pusat keagamaan dan sosial masyarakat dengan dukungan penuh pemerintah daerah.


Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menegaskan fungsi masjid sebagai simbol persatuan dan kemajuan bangsa. “Masjid Raya Al-Bakrie bukan hanya rumah ibadah, melainkan pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan. Semoga menjadi berkah bagi Lampung dan Indonesia serta memperkuat moderasi beragama,” ujarnya sebelum menandatangani prasasti bersama Aburizal Bakrie dan Gubernur Lampung.

Aburizal Bakrie, selaku Dewan Kehormatan Yayasan Bakrie Amanah, menyampaikan rasa syukur atas berdirinya masjid megah di tanah kelahirannya. “Sejak lama saya berniat membangun masjid yang bermanfaat bagi masyarakat Lampung. Masjid ini adalah simbol persatuan, kemajuan, dan harmoni antarumat,” ungkapnya. Sambutan tersebut mendapat apresiasi ribuan jemaah yang hadir.

Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie dimulai sejak peletakan batu pertama pada 20 Februari 2023. Berdiri di atas lahan satu hektar dengan bangunan seluas 10.240 m², masjid ini mampu menampung hingga 13.000 jemaah. Fasilitasnya meliputi ruang ibadah utama, plaza salat luar, area VIP, perpustakaan, TPQ, ruang jenazah, ruang pertemuan, hingga akses ramah difabel.

Selain itu, masjid dirancang sebagai ruang publik ramah keluarga. Disediakan area bermain anak, ballroom berkapasitas lebih dari 1.000 orang, zona UMKM untuk mendukung ekonomi lokal, area parkir luas, taman kota, dan plaza bersosialisasi.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyebut kehadiran masjid ini sebagai kontribusi besar keluarga Bakrie. “Masjid ini akan menjadi landmark baru Bandar Lampung dan kebanggaan masyarakat,” ujarnya.


Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan prasasti, kemudian dilanjutkan salat Jumat perdana bersama jamaah di Masjid Raya Al-Bakrie. Pada 13–14 September 2025, kegiatan berlanjut dengan program sosial Damai Indonesiaku berupa pembagian makanan gratis, sembako, dan santunan anak yatim.

Masjid Raya Al-Bakrie diharapkan tidak hanya memperkokoh spiritualitas umat, tetapi juga mempererat persatuan sosial sekaligus mendorong kemajuan ekonomi masyarakat Lampung. (Mushollin/Ali)

Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil