Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Miftahus Surur Lambar Hadiri Breakfast Meeting, Bahas Desain Kerukunan Umat Beragama

Selasa, 30 Juni 2026 Humas Lambar Editor: Anggithya
Miftahus Surur Lambar Hadiri Breakfast Meeting, Bahas Desain Kerukunan Umat Beragama
Humas Lambar
Humas Lambar
Foto: Ragil Boy

‎Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat H. Miftahus Surur, S.Ag.,M.Si mengikuti Breakfast Meeting (BM) atau Rapat Koordinasi Pagi Hari bersama Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA melalui Zoom Meeting yang turut diikuti oleh para Rektor, Kakanwil, dan Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota se Indonesia, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan BM via daring itu membahas point penting yakni tentang desain Kerukunan Umat Beragama yang dipaparkan oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) H. Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag, M.Ed, Ph.D dihadapan Menteri Agama, Sekjen dan para pejabat Eselon I dan II dilingkungan Kementerian Agama RI. 

‎Dalam laporannya, Kepala Kankemenag Lambar Miftahus Surur menyampaikan bahwa BM PKUB bertujuan untuk merawat kerukunan umat beragama yang mana untuk mewujudkannya tidaklah mudah.

‎"Terdapat tantangan PKUB ditengah eskalasi global dan dinamika internal. Mulai dari konflik rumah ibadah, konflik berbasis sosial keagamaan, dinamika regulasi kerukunan umat agama, rapuhnya ekonomi tataran masyarakat, dan bahkan tantangan geopolitik global saat ini," jelasnya.

‎Menurutnya, PKUB mengemban tanggungjawab moral yang tinggi dalam menjalankan perumusan kebijakan dan program dalam menyelesaikan berbagai aspek terkait kerukunan umat beragama yang didasari PMA No. 33 Tahun 2024 tentang tugas dan fungsi PKUB.

‎"PKUB harus mampu melakukan pencegahan dan oenanganan masalah kerukunan. Tentu hal ini harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat untuk bersama dapat berkoordinasi dalam program dan penanganan masalah kerukunan yang sedang terjadi," imbuhnya.

‎Lebih lanjut, M. Surur mengajak untuk membangun kerjasama dalam pemberdayaan dan lembaga keagamaan. Ia juga mengatakan kepada seluruh jajaran dan lapisan masyarakat untuk dapat mempromosikan perdamaian dan kerukunan.

‎"Penguatan jejaring KUB Nasional maupun Internasional terus digalakkan melalui peningkatan kapasitas aktor-aktor kerukunan dan harmonisasi," katanya.

‎Terakhir, M. Surur menyampaikan program prioritas PKUB Tahun 2026 meliputi EWS (Easy Warning System) Si-Rukun, Inspire ( menginspirasi), dan Harmony Talk melalui daring.

‎EWS Si-Rukun yakni merupakan aplikasi berbasis sistem informasi yang dirancang sebagai instrumen potensi konflik keagamaan secara terintegrasi yang berjenjang dan real time untuk mendeteksi potensi konflik sejak dini supaya dapat dicegah sebelum meluas.

‎"Kepala PKUB Adib Abdushomad menyampaikan 'Lebih baik merawat daripada mengobati, lebih baik memelihara kerukunan (sebelum terjadi konflik) daripada baru sadar kerukunan setelah konflik memakan korban," tutup Miftahus Surur.