Lampung Barat, MIN 2 (Humas) --- Seluruh Guru MIN 2 Lampung Barat melaksanakan pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) pada 10-11 Oktober 2024 di lingkungan Madrasah MIN 2 Lambar.
Pelatihan ini merupakan upaya memperluas implementasi metode GASING di lingkungan madrasah, dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika yang di Fasilitator oleh perwakilan Guru MIN 2 Lambar yang telah mengikuti Pelatihan GASING di Bandar Lampung pada bulan September 2024 yaitu Suryadi, S. Pd. I dan Yeni Septiani, S. Pd. I.
Ema Juwita, selaku Kepala Madrasah menyampaikan dalam pembukaan Bimtek bahwa metode GASING, yang digagas oleh Prof. Yohanes, menjadi prioritas Kemenag RI dalam membenahi pembelajaran Matematika. "Metode ini memberikan pendekatan yang mudah, menyenangkan, dan penuh tantangan positif bagi para siswa/i," ujarnya.
Selanjutnya, Yeni Septiana salah satu fasilitator, memberikan materi terkait implementasi metode GASING selama kegiatan. Yeni menyampaikan bahwa metode ini dirancang agar Matematika tidak lagi menjadi pelajaran yang ditakuti siswa. "Dengan GASING, kita dapat mengubah paradigma siswa tentang Matematika. Mata pelajaran ini tidak lagi sulit dan membingungkan, melainkan menjadi pelajaran yang menyenangkan dan lebih mudah dipahami," jelasnya.
Terakhir, Fasilitator Gasing Suryadi menambahkan bahwa Metode GASING menekankan pendekatan interaktif, di mana guru dan siswa diajak untuk bermain sambil belajar. Langkah-langkah yang sederhana membuat konsep-konsep matematika lebih mudah diikuti. Guru-guru yang mengikuti pelatihan juga dibekali dengan teknik untuk menerapkan metode ini di madrasah masing-masing, dengan harapan mereka dapat membantu siswa mengatasi kesulitan dalam memahami matematika.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kemampuan para guru dalam mengajarkan Matematika di madrasah akan semakin meningkat, sehingga siswa dapat meraih pemahaman lebih cepat dan efektif. Pelatihan ini juga diharapkan mampu menghilangkan stigma bahwa Matematika adalah pelajaran yang sulit dan menakutkan, dan menjadikannya pelajaran yang menarik dan penuh antusiasme. (Lisna/Boy/ Mela Basyar)
