Tulang Bawang (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Johan Yusuf, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Seksi Pendidikan Madrasah di MIN 1 Tulang Bawang, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini membahas pelaksanaan program Triwulan III dan IV Tahun 2025 diantaranya BOS dan BOP, PIP, Sertifikasi, PPDB, SARPRAS, GBPNS, PDUM, serta BSU.
Kepala Kantor didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah Eviyana, Pengawas Madrasah Suresmi, serta Kepala MIN 1 Triyani.
Dalam sambutannya, Johan menegaskan bahwa guru harus memiliki integritas dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam proses pembelajaran. Guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta mampu menghadirkan metode yang kreatif dan efektif dalam mendidik siswa.
Selain itu, Johan Yusuf menyampaikan bahwa guru harus cerdas secara emosional. Kecerdasan emosional menjadi kunci dalam membangun hubungan yang harmonis dengan peserta didik serta dalam membimbing mereka menjadi generasi yang tangguh.
Johan berharap agar madrasah harus hadir dalam mencetak calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, para siswa perlu dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan akhlak yang kuat.
“Guru harus berintegritas dan menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab. Tidak boleh bermain-main dengan kepercayaan yang telah diberikan. Kita mendidik calon pemimpin masa depan, maka integritas adalah harga mati dalam menjalankan tugas sebagai pendidik,” tegas Johan.
Penulis : Aditya
Editor : Abdul Aziz
Fotografer : Dody
