Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- "Motor listrik karya siswa ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu melahirkan inovator masa depan." Pernyataan itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, saat menghadiri Acara Purnawiyata Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 MAN 2 Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).
Di hadapan para guru, orang tua, dan ratusan siswa yang dilepas pada momentum purnawiyata tersebut, Erwinto menilai karya motor listrik hasil inovasi siswa menjadi gambaran nyata bahwa madrasah kini tidak hanya menyiapkan lulusan yang unggul dalam ilmu keagamaan dan akademik, tetapi juga melahirkan generasi kreatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman melalui karya nyata.
Menurutnya, inovasi yang lahir dari ruang-ruang belajar madrasah merupakan cermin keberhasilan pendidikan yang tidak berhenti pada transfer ilmu, tetapi juga berhasil menumbuhkan keberanian berpikir, semangat meneliti, dan budaya mencipta di kalangan peserta didik.
Pada kesempatan itu, Erwinto juga menyampaikan penghargaan kepada para siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama MAN 2 Bandar Lampung di berbagai bidang. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, bimbingan guru, serta dukungan orang tua yang berjalan selaras dalam membentuk generasi unggul.
Kepada para lulusan, Erwinto menitipkan tiga pesan penting. Pertama, jangan pernah berhenti belajar karena masa depan hanya dimenangkan oleh mereka yang terus bertumbuh dan beradaptasi dengan perubahan. Kedua, jagalah akhlak dan adab sebagai fondasi utama dalam menapaki kehidupan, sebab ilmu yang tinggi harus berjalan beriringan dengan karakter yang mulia. Ketiga, beranilah bermimpi besar dan wujudkan mimpi itu melalui karya, inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesungguhan adalah kunci utama dalam meraih cita-cita.
"Man jadda wajada --- siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Pegang teguh prinsip itu dalam setiap langkah kehidupan. Hormati guru, bahagiakan orang tua, dan teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang," pesan Zulkarnain.
Acara purnawiyata berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Selain menjadi momentum pelepasan siswa kelas XII, kegiatan ini juga menampilkan wajah madrasah yang terus bergerak maju --- menjadi ruang lahirnya generasi berprestasi, berakhlak, dan inovatif untuk masa depan Indonesia.