Tanggamus, MTsN 1 (Humas) — MTsN 1
Tanggamus mengadakan sosialisasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)
khusus untuk siswa-siswi calon peserta asesmen, sebagai bagian dari persiapan
menghadapi ANBK yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Sosialisasi ini bertujuan untuk
memberikan pemahaman mendalam kepada para siswa tentang pelaksanaan ANBK agar
proses asesmen dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal. Jum’at,
30 Agustus 2024.
Acara yang berlangsung di LAB
madrasah ini dibuka oleh Kepala MTsN 1 Tanggamus, H. Ramdani. Dalam
sambutannya, H. Ramdani menekankan pentingnya ANBK sebagai alat untuk
meningkatkan mutu pendidikan. “Asesmen Nasional ini bukan hanya sekadar ujian,
tetapi merupakan evaluasi menyeluruh yang dirancang untuk memberikan informasi
akurat guna memperbaiki kualitas belajar-mengajar di madrasah kita,” ujar H.
Ramdani.
Ia menambahkan, “Para siswa calon
peserta ANBK perlu memahami teknis pelaksanaannya agar dapat mempersiapkan diri
dengan baik. Dengan begitu, kita bisa memastikan bahwa asesmen ini berjalan
lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.”
Istiqomatullailiyah, salah satu
guru di MTsN 1 Tanggamus, bertindak sebagai pemateri dalam sosialisasi ini.
Dalam pemaparannya, Istiqomatullailiyah menjelaskan bahwa ANBK dirancang untuk
mengukur berbagai aspek penting dalam pendidikan, yang meliputi Asesmen
Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. “AKM
akan mengukur literasi membaca dan literasi matematika atau numerasi siswa. Ini
bukan hanya sekadar tes kemampuan akademik, tetapi juga memberikan gambaran
bagaimana siswa memahami dan menerapkan pengetahuan mereka dalam kehidupan
sehari-hari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Istiqomatullailiyah
menekankan pentingnya survei karakter yang menjadi bagian dari ANBK. “Survei
karakter dirancang untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan siswa
yang mencerminkan karakter mereka. Hasil dari survei ini akan membantu kita
sebagai pendidik untuk lebih memahami perkembangan karakter siswa dan
menyesuaikan metode pengajaran yang sesuai,” terangnya.
Menurutnya, ANBK juga
mengikutsertakan survei lingkungan belajar yang akan mengidentifikasi berbagai
faktor yang mempengaruhi proses belajar mengajar di madrasah. “Dengan hasil
dari survei ini, kita bisa mengetahui apa saja yang perlu ditingkatkan di
lingkungan madrasah untuk mendukung proses belajar yang lebih baik,” tambah
Istiqomatullailiyah.
Sosialisasi ini dihadiri oleh para
siswa-siswi calon peserta ANBK di MTsN 1 Tanggamus. Para peserta tampak
antusias mengikuti sosialisasi, dengan harapan sosialisasi ini dapat memberikan
pemahaman yang jelas mengenai pelaksanaan ANBK, sehingga para siswa dapat
berperan aktif dalam mendukung kesuksesan asesmen ini. (In/ Mela Basyar)
