Way Kanan, MTsN 2 (Humas) -- Seusai upacara bendera pada Senin pagi (7/10/24),
MTsN 2 Way Kanan melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian santunan kepada siswa-siswi
yatim piatu. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap siswa yang membutuhkan
dan direncanakan akan rutin dilaksanakan setiap triwulan.
Santunan yang diberikan berasal dari hasil infak dan sedekah yang
dikumpulkan oleh seluruh dewan guru dan staf MTsN 2 Way Kanan. Kepala MTsN 2
Way Kanan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban
siswa yatim piatu sekaligus menjadi bentuk pengamalan ajaran Islam dalam
berbagi dengan sesama. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan lancar
dan menjadi tradisi di madrasah kami,” ungkapnya.
Pada acara tersebut, turut hadir pejabat Kementerian Agama Kabupaten Way
Kanan yang sebelumnya menjadi bagian dari upacara, yakni Kepala Kantor Kemenag
Way Kanan, Masir Ibrahim, bersama Kasi Penmad, Hayamudin, dan Kapokjawas, yang
ikut serta secara langsung dalam membagikan santunan kepada siswa. Kehadiran
mereka menambah kesan mendalam dalam acara ini, menunjukkan perhatian yang
tinggi terhadap kesejahteraan siswa.
Masir Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru
dan staf MTsN 2 Way Kanan yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan
sosial ini. "Santunan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga
menjadi bentuk kasih sayang dan dukungan moral bagi anak-anak yatim piatu agar
mereka merasa diperhatikan dan tidak sendiri," ujarnya.
Kegiatan santunan ini akan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Bagi anak
yatim piatu yang belum menerima santunan pada pembagian kali ini, akan
diprioritaskan pada santunan berikutnya, sehingga seluruh siswa yatim piatu di
MTsN 2 Way Kanan dipastikan akan mendapat bagian dalam kegiatan ini. Dengan
begitu, program ini diharapkan dapat menjangkau semua siswa yang membutuhkan
dan menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai solidaritas di kalangan guru
dan siswa.
Dengan adanya program ini, MTsN 2 Way Kanan berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi siswanya, khususnya yang membutuhkan, serta menjadikan kegiatan sosial sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian antar sesama.(DAW)
Editor : Fadilah