Lampung Utara, Kemenag (Humas). Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Lampung Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V di Aula PLHUT Kemenag Lampung Utara, Senin (24/11/2025).
Agenda ini menjadi ruang konsolidasi para guru RA untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini berbasis Raudhatul Athfal.
Mengusung tema “Membangun Sinergi dan Kolaborasi untuk Meningkatkan Kualitas IGRA Kabupaten Lampung Utara”, kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Utara, Totong Sunardi.Turut hadir Ketua Pengurus IGRA Provinsi Lampung, Hj. Aseptina, yang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Musda di daerah.
Dalam sambutannya, Totong menyampaikan pentingnya Musda sebagai momen evaluasi sekaligus penguatan organisasi. Ia mendorong peserta untuk menilai kembali perjalanan kepengurusan sebelumnya secara objektif.
Ambil hal-hal baik dari kepengurusan yang lalu, dan jadikan itu fondasi untuk membangun langkah yang lebih kuat ke depan, ujarnya.
Totong juga meminta agar kepengurusan baru mampu melahirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan guru RA di masing-masing satuan pendidikan.
“Ciptakan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kompetensi para guru. IGRA ini rumah besar, maka pengurus harus memikirkan pengembangan anggotanya secara menyeluruh,” katanya.
Ia turut berpesan agar peserta Musda memilih ketua yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga mampu bersinergi dengan Kementerian Agama.
“Pilihlah yang terbaik di antara yang baik. Pilih ketua yang mampu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Kemenag, sehingga program-program RA bisa terus ditingkatkan di masa mendatang,” ucapnya.
Di akhir
sambutannya, Totong menyampaikan harapan agar Musda berjalan lancar dan
melahirkan keputusan-keputusan strategis bagi kemajuan IGRA. (Dw/Ad/Ls/Mela Basyar)
