Lampung (Humas) — Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Suyitno, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Program Pendidikan Islam di Provinsi Lampung, Minggu (1/2). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pendidikan Islam berjalan sesuai perencanaan, khususnya terkait pemenuhan dan pemanfaatan sarana prasarana pembelajaran di madrasah.
Dalam kunjungan tersebut, Dirjen Pendis meninjau dua satuan pendidikan, yakni MAN 1 Bandar Lampung dan MTs Negeri 2 Bandar Lampung. Peninjauan difokuskan pada kondisi ruang kelas, laboratorium, serta fasilitas pendukung pembelajaran lainnya.
Kedatangan Dirjen Pendis bersama rombongan disambut oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, para ketua tim, serta kepala MAN 1 Bandar Lampung dan kepala MTs Negeri 2 Bandar Lampung.
Selain meninjau fasilitas, Dirjen Pendis juga berdialog dengan pengelola madrasah dan tenaga pendidik guna menyerap masukan terkait pelaksanaan program pendidikan Islam di daerah.
Dirjen Pendis menegaskan, kegiatan monev menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa setiap program pendidikan Islam memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah. Menurut dia, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu faktor kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif.
“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas pembelajaran di madrasah benar-benar berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal. Sarana prasarana yang memadai akan sangat menentukan kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik,” ujar Suyitno.
Ia menambahkan, Kementerian Agama terus berkomitmen melakukan penguatan pendidikan madrasah secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek kurikulum dan sumber daya manusia, tetapi juga pada pemenuhan infrastruktur pendidikan.
“Madrasah harus menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena itu, peningkatan sarana prasarana akan terus menjadi perhatian kami,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penmad Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung Herry Setiawan menyampaikan bahwa kunjungan Dirjen Pendis menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas madrasah di daerah.
Menurutnya, kondisi sarana dan prasarana di MAN 1 Bandar Lampung dan MTs Negeri 2 Bandar Lampung secara umum telah mendukung proses pembelajaran, meskipun masih memerlukan penguatan dan penyesuaian sesuai kebutuhan.
“Kunjungan ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi kami di daerah. Arahan dan masukan dari Dirjen Pendis akan kami tindak lanjuti dalam perencanaan pengembangan sarana prasarana madrasah ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menghadirkan layanan pendidikan madrasah yang berkualitas, merata, dan berdaya saing. Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah di Provinsi Lampung melalui penyediaan fasilitas pembelajaran yang layak dan berkelanjutan.(Humas)
Penulis : Anggithya
Fotografer : Rizki Mubarak