Pringsewu, Pengembangan Diri Kompetisi Sains Madrasah (KSM) bidang Kimia di MAN 1 Pringsewu menjadi tempat untuk mengasah kemampuan akademik siswa di bidang ilmu kimia. Dalam PD ini, para peserta dilatih berpikir kritis, analitis, dan inovatif dalam menyelesaikan berbagai soal kimia yang menantang untuk menjadi ilmuan muda.
Dedi Febrianto, selaku pembina KSM Kimia, mengatakan bahwa para anggota dilatih dengan soal-soal yang tingkat kesulitannya lebih tinggi agar siap mengikuti perlombaan seperti KSM, OSN, dan LCT. Dengan begitu, mereka bisa mengukur kemampuan mereka dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain.
“Banyak siswa yang berpartisipasi di KSM Kimia mengaku mengalami peningkatan signifikan, baik dalam pemahaman materi maupun dalam aspek disiplin, ketekunan, dan manajemen waktu,” kata Dedi saat diwawancarai Laskar Tinta Emas Ekskul Jurnalistik MAN 1 Pringsewu, Sabtu (7/9/2024).
Melalui KSM Kimia kata Dedi, siswa diajarkan untuk tidak mudah menyerah dan terbiasa menghadapi tantangan yang memacu mereka untuk berpikir lebih kreatif dan teliti.
Selain akademik, KSM Kimia juga memberikan dampak positif terhadap pengembangan soft skills para siswa. Mereka didorong untuk bekerja sama dalam kelompok belajar, berbagi pengetahuan, dan mendiskusikan konsep-konsep kimia yang rumit. Hal ini membantu siswa mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kepercayaan diri.
KSM Kimia juga menjadi platform untuk membangun mental kompetitif yang sehat. Para peserta tidak hanya belajar meraih kemenangan, tetapi juga menerima kekalahan dengan sportif dan terus memperbaiki diri. Melalui kompetisi ini, mereka memahami bahwa kemenangan membutuhkan proses dan usaha keras.
Program latihan KSM Kimia di MAN 1 Pringsewu mencakup latihan soal dan penjelasan materi yang dilakukan seminggu sekali. Jika ada perlombaan, intensitas latihan ditingkatkan hingga 3-4 kali per minggu.
Prestasi siswa MAN 1 Pringsewu di KSM Kimia cukup membanggakan. Mereka berhasil meraih juara KSM Kimia tingkat kabupaten, juara dua KSM Kimia tingkat provinsi, dan mencapai semifinal LCT.
Dengan dukungan penuh dari sekolah dan lembaga terkait, KSM Kimia menjadi wadah efektif dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dalam sains dan memiliki karakter kuat.
"Melalui pengembangan diri dalam KSM Kimia, diharapkan lahir ilmuwan-ilmuwan muda yang inovatif dan berintegritas tinggi," pungkas Dedi. (Vika & Naeila)
