Pringsewu, Dalam upaya meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mencetak para penghafal kitab suci umat Islam, MAN 1 Pringsewu melakukan langkah nyata dengan membentuk Pengembangan Diri Tahfidz.
Pembimbing PD Tahfidz, Kholid mengungkapkan bahwa PD tersebut terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dengan tren yang positif ini, ia mengingatkan para hafidz dan hafidzah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hafalannya.
“Menghafal Al-Qur'an bukan sekadar menghafal teks, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah investasi terbesar yang bisa kita berikan, bukan hanya untuk kehidupan di dunia, tetapi juga untuk akhirat," ujarnya dalam wawancara dengan Laskar Tinta Emas, Sabtu (7/9/2024).
Untuk lebih menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di MAN 1 Pringsewu, PD Tahfidz berencana memperluas jangkauan Program Tahfidz ini. Pihaknya mengajak orang tua untuk aktif mendukung anak-anak mereka yang terlibat dalam Program Tahfidz. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam menjaga semangat dan konsistensi para santri.
“Keluarga adalah pondasi utama. Tanpa dukungan orang tua, sulit bagi anak-anak untuk tetap konsisten dalam proses menghafal,” tambahnya.
Sejauh ini, Program Tahfidz telah meluluskan kurang lebih 50 siswa yang berhasil mengikuti wisuda tahfidz dengan kategori juz 30 dan juz 29,30. Ia berharap jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya minat siswa terhadap pendidikan Al-Qur'an.
“Kami berharap Program Tahfidz ini dapat menjadi wasilah bagi semakin banyak anak muda untuk mencintai dan mengamalkan Al-Qur'an. Semoga Allah memudahkan langkah-langkah kita dalam menjaga dan menyebarkan kalam-Nya,” pungkasnya.
Program Tahfidz ini juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk kepala madrasah yang mendukung pengembangan tahfidz di lingkungan sekolah.
Sebelumnya Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Lampung H Marwansyah saat hadir pada acara Wisuda Tahfidz MAN 1 Pringsewu pada Selasa (14/5/2024) mengajak semua elemen terkait program tahfidz Al-Qur'an untuk fokus pada kualitas hafalan dari pada kuantitas hafalan.
Program tahfidz ini merupakan salah satu program yang menjadi perhatian khusus Kementerian Agama Lampung. Seluruh madrasah negeri di Lampung menguatkan program tersebut dengan berhasil menelurka para hafid dan hafidzah. (M. Kaisar dan M. Hanif)