Tanggamus Kemenag (Humas) --
Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai pelantikan Pengurus Cabang
Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tanggamus masa khidmat 2025–2030, yang digelar
di Aula Global Nusantara, PCNU Tanggamus, Sabtu (17/05). Acara tersebut
sekaligus dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-I yang
menjadi momentum penting bagi arah gerak organisasi ke depan.
Pelantikan ini dihadiri langsung
oleh Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., yang memberikan
sambutan hangat serta dukungan penuh terhadap peran NU dalam menjaga
nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan di wilayah Tanggamus. Kehadiran
beliau menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan ormas Islam
dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
Turut hadir Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Mardanus, S.Ag., M.M., yang juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi NU dalam pendidikan dan penguatan moderasi beragama. Dalam sambutannya, H. Mardanus menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kemenag dan organisasi keagamaan dalam menciptakan masyarakat yang toleran dan damai.
Acara pelantikan diisi dengan
pembacaan SK kepengurusan baru, prosesi pelantikan oleh Pengurus Wilayah NU
Lampung, serta penandatanganan berita acara. Para pengurus yang dilantik
berkomitmen untuk menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan menjadikan NU
sebagai wadah dakwah dan pengabdian kepada umat.
Setelah pelantikan, kegiatan
dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Cabang ke-I yang membahas program strategis
lima tahun ke depan. Fokus utama Muskercab kali ini adalah penguatan
kaderisasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta peningkatan peran NU dalam pembangunan
daerah, khususnya di bidang pendidikan dan sosial keagamaan.
Kegiatan ini mendapat respons
positif dari para tamu undangan dan tokoh masyarakat yang hadir. Dengan
pelantikan ini, diharapkan NU Tanggamus semakin solid, progresif, dan adaptif
dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, serta terus menjadi mitra strategis
pemerintah dalam membina umat dan menjaga kerukunan. (Frans/Mela Basyar)
