Search

Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning, Wujudkan Guru Cerdas dan Berkarakter di Lampung Barat

pelatihan-kurikulum-berbasis-cinta-dan-deep-learning-wujudkan-guru-cerdas-dan-berkarakter-di-lampung-barat
Fotografer: Humas Kanwil

Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning, Wujudkan Guru Cerdas dan Berkarakter di Lampung Barat


Lampung Barat, MAN 1 (HUMAS )—  Sebanyak 200 Peserta yang terdiri dari Pengawas dan Guru dari Tingkat MI, MTs, dan MA baik Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Lampung Barat mengikuti Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Deep Learning, dan pembuatan modul ajar yang digelar di Aula MAN 1 Lampung Barat, Rabu (13/8).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Kerja Kepala MI, MTs, dan MA Lampung Barat di bawah kepemimpinan Iksanudin, M.Pd. Turut hadir Plt. Kepala Kantor Kemenag Lampung Barat H. Miftahus Surur, S.Ag., M.Si., serta Kasi Penmad Mukip Zaman, S.Pd.I., MM.

Acara dibuka dengan tilawah oleh Muthmainnah, S.Pd. dilanjutkan laporan ketua pelaksana, sambutan Plt. Kemenag, pembacaan doa oleh Ust. Ahyar, S.Pd.I. hingga pengarahan dari Kabid Penmad H.A. Rifai, S.E., M.M. yang diwakili Oleh Ketua Tim Guru dan Tenaga Pendidik Ros Wildan, S.Ag., M.Pd.

Dalam sambutannya, H. Miftahus Surur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan peserta yang antusias mengikuti pelatihan ini.

 “Pelatihan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Kupas tuntas materinya, dan pastikan semua konsepnya dapat diterapkan di madrasah masing-masing,” tegasnya.

Ros Wildan menambahkan pesan penting kepada para ASN dan guru:

 “Terapkan KBC dan Deep Learning. Jadilah guru profesional yang mampu meningkatkan Kompetensi keilmuan, ikhlas, disiplin dan dinamis serta siap menerima perubahan. Tingkatkan kompetensi, baik secara daring maupun luring,” ujarnya.

Narahubung dalam Pelatihan KBC ini disampaikan langsung oleh Drs. H. Alamsyah, M.Pd., dan Dr. Drs Syahrul, AR, M.PFis., yang merupakan tim dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Mereka memaparkan bagaimana KBC menjadi pendekatan pendidikan yang menekankan kasih sayang, empati, dan hubungan positif, sehingga siswa tidak hanya unggul secara kognitif tetapi juga memiliki karakter kuat, peduli, dan berakhlak mulia.

Selain itu, konsep Deep Learning yang diperkenalkan menitikberatkan pada pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan keterlibatan aktif siswa, bukan sekadar hafalan. Penyesuaian metode pembelajaran, materi ajar, dan fasilitas pendukung juga menjadi poin penting dalam implementasinya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal transformasi pembelajaran di Lampung Barat. Dengan menggabungkan nilai-nilai kemanusiaan dan pendekatan pembelajaran mendalam, para guru diyakini mampu melahirkan generasi yang toleran, inklusif, dan peduli terhadap lingkungan. (MHS/Mela Basyar).


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil