Lampung Barat, MIN 2 (Humas) - - Guru Pendamping KSM menghadiri Pelatihan Riset dan Penyusunan Soal HOTS bagi Guru Madrasah Se Provinsi Lampung. Jumat-Minggu (21-23 Juni 2024).
Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKM) Provinsi Lampung mengadakan pelatihan dengan tema “Pelatihan Riset dan Penyusunan Soal HOTS bagi Guru Madrasah Se Provinsi Lampung” bertemapat di Jl. Bypass Soekarno Hatta, Hotel Nusantara Syariah, Bandar Lampung. Jumat-Minggu, 21-23 Juni 2024. Acara diikuti 2 guru sebagai peserta dari MIN 2 Lampung Barat.
Ketua KKM Provinsi Lampung, H. Agus Tami, mengatakan tujuan pelatihan mengembangkan kreatifitas guru-guru Madrasah Ibtidaiyah dalam membuat soal berbasis HOTS agar siswa terbiasa untuk berpikir kritis dan analitis sesuai dengan tuntutan kurilkulum.
Dalam rangka pelatihan guru pendamping KSM tahun 2024 dan pembuatan soal HOTS serta sesuai hasil keputusan rapat Katim Kurikulum, Sarana, Kesiswaan/Kelembagaan dan Katim GTK Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung. Dalam kegiatan Ini KKM mengundang untuk mengutus 1 orang guru pendamping IPA dan 1 orang guru pendamping MTK.
Pada pelatihan ini, guru-guru dilatih untuk menyusun soal uraian dan soal bentuk pilihan berganda berbasis HOTS dimulai dengan merencanakan tes yang baik, penulisan kisi-kisi soal, pembuatan kartu soal, teknik penyusunan soal berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills atau HOTS.
“Dengan pelatihan penyusunan soal HOTS ini, kami menjadi tahu bagaimana cara menyusun soal yang baik dan membuat siswa berpikir kreatif dan kritis. Semoga kami juga diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan lainnya seperti penilaian berbasis HOTS, pembelajaran berbasis HOTS, dan lainnya, guna menambah wawasan dan memperbaharui ilmu mengajar yang kami miliki”, ujar salah satu peserta , Fitriyani,S.Pd.
Sementara itu, Kepala Madrasah MIN 2 Lambar Ema Juwita, M.Pd., menyampaikan terimakasih kepada KKM Provinsi Lampung karena kegiatan ini meningkatkan keterampilan guru-guru di madrasah yang dipimpinnya dalam penyusunan soal yang nantinya akan diterapkan dalam proses belajar mengajar di madrasah.
Ema Juwita berharap dengan diadakannya kegiatan ini madrasah menjadi lebih maju, sukses, dan lebih bermartabat. (Lisna Agusta/Boy/Mela basyar)
