Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, H. Miftahus Surur, berpesan pentingnya menjaga sinergitas antara sesama jemaah dan petugas. Sebab menurutnya, sinergi menjadi faktor kelancaran terlaksananya proses ibadah haji.
Hal tersebut disampaikan Miftahus Surur saat menghadiri prosesi pelepasan 207 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Bumi Sekala Bekhak tersebut bersama Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, Wakil Bupati Madhasnurin, jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah yang berlangsung di Islamik Center, Kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Sabtu (2/5/2026).
"Tentu yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga kekompakan dan kerja sama yang solid, baik antar sesama jemaah maupun antara jemaah dengan petugas, faktor ini menjadi kunci kelancaran pelaksanaan ibadah selama di Arab Saudi," katanya.
Berikutnya, M. Surur juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima, terutama saat menghadapi puncak haji seperti Wukuf di Arafah serta Mabid di Muzdalifah dan Mina.
Ia juga berpesan agar jemaah mengutamakan ibadah wajib serta mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Arab Saudi.
"Selain menjalankan proses ibadah dengan penuh kekhusukan selama di tanah suci, mematuhi peraturan yang diberlakukan oleh Arab Saudi dan Indonesia juga harus menjadi perhatian, demi menjaga nama baik bangsa," terangnya.
Kemudian, M. Surur berharap kiranya kepada seluruh jemaah agar mendoakan para pemimpin dan kesejahteraan untuk Kabupaten Lampung Barat. "Tentunya kita semua berharap, seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan sempurna, meraih predikat haji mabrur, dan kembali ke bumi dalam keadaan sehat walafiat serta menemukan daerah asal yang selalu dalam kedamaian," tukasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan laporan yang diterima melalui Kantor Kemeterian Haji dan Umroh setempat, sejumlah 207 jemaah asal Lampung Barat ini masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 yang tergabung dengan 232 JCH asal Kabupaten Lampung Timur.
Pengelompokan tersebut dilakukan guna memenuhi kuota keberangkatan dalam satu kelompok penerbangan yang telah ditetapkan oleh otoritas penyelenggara haji. (Wan/Boy)
