Bandar Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, menegaskan bahwa pembangunan Masjid Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung harus mengedepankan prinsip kesederhanaan, fungsionalitas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat serta seluruh aparatur Kementerian Agama.
Penegasan tersebut disampaikan Erwinto saat memimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Masjid Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung yang dihadiri jajaran panitia pembangunan, kepala satuan kerja, serta para pemangku kepentingan terkait, di Bandar Lampung.
Menurut Erwinto, pembangunan masjid tidak semata-mata berorientasi pada kemegahan fisik bangunan, tetapi harus mampu menjadi pusat pembinaan keagamaan, penguatan nilai-nilai spiritual, serta sarana pelayanan umat yang memberikan manfaat luas dan berkelanjutan.
"Dalam membangun masjid, yang paling utama adalah kebermanfaatannya. Konsep yang dikedepankan adalah kesederhanaan, namun tetap representatif, nyaman, dan mampu mendukung berbagai aktivitas keagamaan serta pembinaan umat," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa peletakan batu pertama pembangunan Masjid Kementerian Agama Kota Bandar Lampung direncanakan berlangsung pada bulan Muharam mendatang. Persiapan yang dilakukan saat ini diarahkan untuk mematangkan konsep pembangunan, kesiapan teknis, serta sinergi seluruh pihak yang terlibat agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.
Dalam rapat tersebut, Erwinto memberikan sejumlah arahan dan masukan terkait perencanaan pembangunan masjid, mulai dari aspek desain, fungsi bangunan, hingga tata kelola pelaksanaan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kebersamaan.
Rapat koordinasi turut dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Kota Bandar Lampung Ahmad Syafiuddin, Ketua Panitia Pembangunan Mursalin, serta unsur pelaksana dari bidang Zakat dan Wakaf (ZAWA). Hadir pula para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-Kota Bandar Lampung.
Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen bersama guna mewujudkan pembangunan Masjid Kementerian Agama Kota Bandar Lampung yang menjadi simbol penguatan nilai keagamaan, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat.