Tanggamus Kemenag (Humas) -- Suasana
penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan bimbingan manasik haji di Tilok
Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Para calon jamaah haji terlihat
antusias mengikuti materi yang disampaikan langsung oleh Kasubbag Tata Usaha
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus H. Mardanus, S.Ag., M.M., yang hadir sebagai narasumber
utama. Kehadiran beliau menjadi momen penting dalam memastikan para calon
jamaah siap secara fisik dan spiritual menuju Tanah Suci.
Kegiatan ini turut disambut hangat oleh dua Kepala KUA, yakni Syakdul Hilal, S.Ag., M.H.I dari Kecamatan Kelumbayan Barat, dan Sirojudin, S.Ag dari Kecamatan Ulubelu. Keduanya memberikan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan yang dilakukan Kemenag, sebagai bentuk sinergi yang erat antara pemerintah dan para tokoh masyarakat dalam mendampingi umat.
Dalam penyampaiannya, Kasubbag TU
menekankan pentingnya memahami hak dan kewajiban jamaah selama melaksanakan
ibadah haji. Mulai dari pelayanan kesehatan, akomodasi, konsumsi, hingga
perlindungan asuransi yang diberikan pemerintah, semuanya dijelaskan secara
rinci agar tidak menimbulkan kebingungan saat di Arab Saudi. "Persiapan
fisik saja tidak cukup, pemahaman akan sistem dan layanan juga penting agar
ibadah berjalan khusyuk dan lancar," ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga
mengingatkan jamaah untuk menjaga tata tertib dan nama baik Indonesia selama di
Tanah Suci. Salah satunya melalui pemakaian pakaian batik resmi jamaah haji
Indonesia sebagai simbol identitas dan kebersamaan. Seragam ini bukan hanya
memudahkan pengawasan, tapi juga menjadi lambang persatuan dan kebanggaan
nasional.
Respons peserta pun sangat
positif. Banyak dari mereka menyampaikan apresiasi atas penjelasan yang
diberikan, karena mampu menjawab berbagai pertanyaan seputar teknis pelaksanaan
ibadah haji yang selama ini belum mereka pahami. Beberapa bahkan mengaku merasa
lebih tenang dan siap menunaikan ibadah setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Dengan kegiatan seperti ini, Kemenag Tanggamus membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah. Sinergi dengan para tokoh agama lokal menjadi kunci keberhasilan dalam membekali jamaah haji, agar mereka tak hanya berangkat dengan semangat, tapi juga pulang membawa predikat haji yang mabrur. (Frans/Mela Basyar)