Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Pembina Upacara MAN 1 Tanggamus Tekankan Pentingnya Nilai Diri bagi Peserta Didik

Senin, 19 Mei 2025 MAN 1 Tanggamus
Pembina Upacara MAN 1 Tanggamus Tekankan Pentingnya Nilai Diri bagi Peserta Didik
MAN 1 Tanggamus
MAN 1 Tanggamus

Tanggamus, MAN 1 (Humas)- Suasana khidmat mewarnai upacara bendera di Madrasah Aliyah Negeri pagi ini. Bertindak sebagai pembina upacara, Wawan Setiawan, M.Si menyampaikan amanat penting kepada seluruh peserta didik mengenai urgensi memiliki nilai diri yang kuat. Pesan tersebut ditekankan sebagai landasan utama dalam membentuk pribadi yang berkualitas dan berkarakter. Senin, (19/05/25)

Dalam pidatonya, pembina upacara mengawali dengan mengapresiasi kedisiplinan dan semangat peserta didik dalam mengikuti upacara. Beliau kemudian mengarahkan perhatian pada esensi pendidikan yang tidak hanya terbatas pada penguasaan materi pelajaran, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kualitas diri setiap individu. Menurutnya, nilai diri merupakan kompas internal yang akan memandu peserta didik dalam setiap langkah kehidupan.

Lebih lanjut, pembina upacara menjelaskan bahwa nilai diri mencakup keyakinan akan kemampuan diri, penghargaan terhadap potensi yang dimiliki, serta pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip moral dan etika. Beliau menekankan bahwa peserta didik yang memiliki nilai diri yang positif akan mampu menghadapi tantangan dengan lebih percaya diri, mengambil keputusan yang bijak, serta membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitar.

"Setiap dari kalian memiliki potensi dan keunikan yang luar biasa. Mengenali dan menghargai potensi tersebut adalah langkah awal dalam membangun nilai diri yang kokoh," ujar Wawan. Beliau menambahkan bahwa nilai diri bukanlah sesuatu yang instan, melainkan perlu ditumbuhkan dan dipelihara melalui proses belajar, refleksi diri, dan interaksi positif dengan sesama.

Pembina upacara juga mengingatkan para peserta didik untuk menjauhi segala bentuk perilaku negatif yang dapat merusak nilai diri, seperti tindakan curang, merundung, atau tidak bertanggung jawab. Beliau mengajak seluruh siswa untuk senantiasa berbuat baik, menghormati orang lain, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas.

Dengan demikian, kualitas diri sebagai seorang pelajar akan semakin meningkat.

Selain itu, beliau menekankan peran penting guru dan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik. Sinergi antara pihak sekolah dan keluarga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan karakter peserta didik secara holistik. Bimbingan dan teladan dari para pendidik dan orang tua akan menjadi fondasi yang kuat bagi pembentukan nilai diri yang positif pada diri setiap peserta didik.

Di akhir amanatnya, pembina upacara berharap agar pesan yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik Mansata untuk terus mengembangkan diri dan memiliki nilai diri yang kuat. Beliau yakin bahwa dengan memiliki pribadi yang berkualitas, peserta didik akan mampu meraih kesuksesan di masa depan dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Dengan fokus pada pengembangan nilai diri, Mansata berkomitmen untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan kualitas diri yang unggul. (Eka/Mela basyar)