Tanggamus, Kemenag (Humas) –
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, MIN 1 Tanggamus mengadakan
Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan Metode Gasing. Kegiatan ini berlangsung selama
tiga hari, dari tanggal 26 hingga 28 September 2024, dan diikuti oleh 47 dewan
guru MIN 1 Tanggamus.
Kepala MIN 1 Tanggamus, Kusairi,
secara resmi membuka acara Bimtek tersebut. Dalam sambutannya, Kusairi
menyampaikan bahwa dua orang guru dari MIN 1 Tanggamus sebelumnya telah
mengikuti Bimtek langsung dari Tim Penemu Metode Gasing, Prof. Yohanes, di Surabaya
selama lima hari. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Lampung. Metode Gasing sendiri bertujuan untuk memberikan
pendekatan baru dalam pengajaran yang sesuai dengan namanya, yaitu Gasing
(Gampang, Asyik, dan Menyenangkan), khususnya dalam mata pelajaran matematika
yang sering kali dianggap sulit oleh sebagian besar siswa.
Dengan adanya Bimtek ini,
diharapkan para guru dapat menerapkan teknik mengajar yang lebih kreatif,
efektif, dan interaktif, tidak hanya untuk mata pelajaran matematika, tetapi
juga untuk mata pelajaran lainnya. Metode Gasing diharapkan mampu mengubah pandangan
siswa terhadap matematika, sehingga menjadi pelajaran yang lebih mudah dipahami
dan menyenangkan.
Selama kegiatan, para peserta
Bimtek terlihat antusias dan bersemangat mengikuti setiap sesi. Hal ini
terlihat dari keaktifan guru-guru yang mengikuti setiap materi dengan penuh
semangat. Kusairi menegaskan bahwa Bimtek ini sangat bermanfaat bagi guru, karena
memberikan contoh kreativitas dan inovasi dalam mengajar di madrasah.
Selain memberikan teknik pengajaran baru, Bimtek ini juga menyehatkan, karena setiap sesinya dilengkapi dengan kegiatan senam dan permainan yang mendukung suasana belajar yang lebih rileks dan menyenangkan. Kusairi berharap Bimtek ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di MIN 1 Tanggamus melalui metode pengajaran yang lebih menarik dan interaktif. (Iis/Frans/Mela Basyar)
