Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penyerahan Bibit Pohon Warnai Launching Program KUA Melayani, Berdampak Dan Ekoteologi Di Tanjung Bintang

Jumat, 12 Juni 2026 Humas Lampung Selatan Editor: Antonius Jemi
Penyerahan Bibit Pohon Warnai Launching Program KUA Melayani, Berdampak Dan Ekoteologi Di Tanjung Bintang
Humas Lampung Selatan
Humas Lampung Selatan
Foto: Ijull

Lampung Selatan, Kemenag Lamsel (Humas)-Peluncuran Program KUA Melayani, Berdampak dan Ekoteologi “Satu Pohon Sejuta Manfaat” di KUA Kecamatan Tanjung Bintang pada Kamis (11/6/2026) mendapat dukungan dari masyarakat. Dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis oleh Majelis Taklim Al-Ikhlas dan Majelis Taklim Al-Munawaroh Desa Jati Baru kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai.

Penyerahan bibit pohon menjadi salah satu rangkaian kegiatan peluncuran program yang bertujuan mengintegrasikan pelayanan keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui gerakan penghijauan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mendukung program ekoteologi yang diinisiasi Kementerian Agama. Menurutnya, keterlibatan kelompok masyarakat menunjukkan bahwa kesadaran menjaga lingkungan telah tumbuh dan menjadi gerakan bersama.

"Ekoteologi tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh ASN Kementerian Agama. Program ini harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat, lembaga keagamaan, majelis taklim, dan seluruh elemen umat," ujar Ahmad Rifai.

Ia menjelaskan, penyerahan bibit pohon tersebut memiliki makna penting karena menandakan bahwa program ekoteologi mulai mendapat respons positif dari masyarakat. Gerakan penghijauan tidak lagi menjadi program internal Kementerian Agama, tetapi berkembang menjadi aksi nyata yang melibatkan partisipasi publik.

Program KUA Melayani, Berdampak dan Ekoteologi mengusung slogan "Satu Pohon Sejuta Manfaat" sebagai ajakan untuk menanam pohon sekaligus menanam kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Agama dan masyarakat, gerakan ini diharapkan mampu memperluas manfaat ekoteologi hingga ke tingkat keluarga dan komunitas, sekaligus memperkuat peran KUA sebagai pusat pelayanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Penyerahan bibit pohon oleh Majelis Taklim Al-Ikhlas dan Al-Munawaroh menjadi simbol bahwa upaya menjaga kelestarian alam telah menjadi kepedulian bersama, sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam membangun harmoni antara manusia, agama, dan lingkungan. (Puji)