Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penyuluh Agama Hindu Lamsel “Go to School Pencegahan Stunting Sejak Dini”

Jumat, 22 Agustus 2025 Humas Lampung Selatan
Penyuluh Agama Hindu Lamsel “Go to School Pencegahan Stunting Sejak Dini”
Humas Lampung Selatan
Humas Lampung Selatan

Lampung Selatan, Kemenag (Humas)- Penyuluh Agama Hindu bersama Tim Rumah Bina Keluarga Sukhinah (RBKS) Kab. Lam-Sel menyelenggarakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), yang difokuskan membahas hal-hal terkait pra-pernikahan bagi 150 siswa SMPN 1 Way Panji pada Jumat (22/08/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya kesiapan mental, fisik, dan ekonomi sebelum menikah guna mencegah pernikahan usia dini dan pencegahan stunting.

Penyuluh Hindu Made Agna Irawan, “Kami Hadir di SMPN 1 Way Panji ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, khususnya melalui penguatan ketahanan keluarga berbasis Rumah Bina Keluarga Sukhinah perlu dilakukan langkah preventif sejak dini dengan menyasar remaja putri sebagai calon ibu generasi mendatang, Melaksanakan penyuluhan pencegahan stunting di kalangan remaja putri melalui pendekatan agama dan budaya yang relevan,”ujarnya.

Kepala SMPN 1 Way Panji, Putu Surya Ningsih, M.M., mengapresiasi kegiatan ini. “Selamat datang bapak-ibu penyuluh hindu Kami sangat mendukung program ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar siswa memiliki pemahaman yang lebih matang sebelum memasuki jenjang pernikahan, membuka wawasan para pelajar agar tidak terburu-buru menikah, Pernikahan dini memiliki banyak risiko, baik dari segi kesehatan, ekonomi, maupun psikologis dan juga mengetahui dampak buruk dari stunting” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh seluruh penyuluh hindu lampung selatan sejumlah 7 Orang, yang juga sebagai fasilitator atau narasumber pada kegiatan tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan penyampaian materi. (Agna/Jemi)