Lampung Selatan, Kemenag (Humas)-
Penyuluh Agama Hindu bersama Tim Rumah Bina Keluarga Sukhinah (RBKS) Kab.
Lam-Sel menyelenggarakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), yang difokuskan
membahas hal-hal terkait pra-pernikahan bagi 150 siswa SMPN 1 Way Panji pada
Jumat (22/08/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada
remaja tentang pentingnya kesiapan mental, fisik, dan ekonomi sebelum menikah
guna mencegah pernikahan usia dini dan pencegahan stunting.
Penyuluh Hindu Made Agna Irawan, “Kami
Hadir di SMPN 1 Way Panji ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam
percepatan penurunan stunting, khususnya melalui penguatan ketahanan keluarga
berbasis Rumah Bina Keluarga Sukhinah perlu dilakukan langkah preventif sejak
dini dengan menyasar remaja putri sebagai calon ibu generasi mendatang, Melaksanakan
penyuluhan pencegahan stunting di kalangan remaja putri melalui pendekatan
agama dan budaya yang relevan,”ujarnya.
Kepala SMPN 1 Way Panji, Putu
Surya Ningsih, M.M., mengapresiasi kegiatan ini. “Selamat datang bapak-ibu
penyuluh hindu Kami sangat mendukung program ini dan berharap kegiatan serupa
dapat terus berlanjut agar siswa memiliki pemahaman yang lebih matang sebelum
memasuki jenjang pernikahan, membuka wawasan para pelajar agar tidak
terburu-buru menikah, Pernikahan dini memiliki banyak risiko, baik dari segi
kesehatan, ekonomi, maupun psikologis dan juga mengetahui dampak buruk dari
stunting” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri oleh seluruh penyuluh hindu lampung selatan sejumlah 7 Orang, yang juga sebagai fasilitator atau narasumber pada kegiatan tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan penyampaian materi. (Agna/Jemi)