Mesuji,
Kemenag (Humas) – Penyuluh Agama Hindu Made Kariye menggelar dharmawacana
dengan materi pencegahan pernikahan dini di Balai Banjar Desa Karya Tani,
Kecamatan Panca Jaya, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini merupakan upaya aktif
penyuluh dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat mengenai
dampak negatif pernikahan pada usia dini.
Dalam
dharmawacana tersebut, Made Kariye menjelaskan berbagai konsekuensi pernikahan
dini terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan sosial bagi pasangan muda. Ia
menekankan pentingnya penundaan usia pernikahan agar para remaja dapat
mengikuti pendidikan secara optimal dan tumbuh secara fisik dan mental sebelum
memasuki kehidupan rumah tangga.
Selain
itu, Made Kariye mengajak seluruh warga Desa Karya Tani untuk bersama-sama
mendukung upaya pencegahan pernikahan dini dengan meningkatkan kesadaran
keluarga dan masyarakat sekitar. Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan dan
komunikasi terbuka antara orang tua dan anak-anak merupakan kunci penting dalam
menghindari pernikahan yang belum waktunya.
Kegiatan
yang dilaksanakan di Balai Banjar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat
dan anggota banjar setempat, yang antusias mengikuti sesi penjelasan dan sesi
tanya jawab. Partisipasi warga dalam dharmawacana menjadi tanda respon positif
terhadap isu yang selama ini menjadi masalah sosial di beberapa daerah.
Pernikahan
dini seringkali berujung pada berbagai permasalahan seperti tingginya angka
perceraian, risiko kesehatan ibu dan anak, serta terbatasnya peluang pendidikan
dan pengembangan diri. Oleh karena itu, upaya preventif melalui sosialisasi dan
edukasi ini diharapkan dapat mengubah pola pikir dan budaya yang kurang
mendukung penundaan pernikahan.
Made
Kariye juga menyampaikan harapan agar para remaja dan keluarga di Desa Karya
Tani dapat memprioritaskan pendidikan dan pembangunan karakter sebagai bekal
kehidupan masa depan yang lebih baik. Dengan landasan pemikiran yang matang,
diharapkan mereka bisa menghindari keputusan impulsif yang membawa dampak
negatif jangka panjang.
Pelaksanaan
dharmawacana ini menjadi salah satu bentuk implementasi tugas Penyuluh Agama
Hindu dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial masyarakat di
Kecamatan Panca Jaya khususnya. Kesinambungan kegiatan seperti ini juga akan
memperkuat fungsi penyuluhan agama sebagai wahana pencerahan dan pembinaan.
Dengan dukungan semua pihak, diharapkan masyarakat Desa Karya Tani mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sekaligus terhindar dari risiko pernikahan dini yang merugikan. (ba/m)
Editor : Fadilah
