Way Kanan, KUA Kasui (Humas) - - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kasui turut menghadiri kegiatan Rembuk Stunting tingkat kampung di masing-masing kampung binaan. Rabu, (13/08) kemarin.
"Alhamdulilah 7 kampung dari
total keseluruhan 18 kampung dan 1 kelurahan menggelar kegiatan ini. Dengan
berbagi personil, seluruh Penyuluh mendapatkan tugas masing-masing dibeberapa
kampung untuk satu orang Penyuluh. Kegiatan ini dihadiri oleh aparatur kampung,
kader kesehatan dan tokoh masyarakat,"ujar Eka Destrianto Penyuluh Agama
Islam KUA Kasui.
Rembuk stunting ini, Sambung Eka.
Bertujuan menyamakan langkah dan strategi pencegahan stunting di tingkat
desa/kelurahan melalui sinergi lintas sektor. Oleh sebab itu pentingnya peran
keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak, termasuk melalui pola asuh yang
sehat dan pemenuhan gizi seimbang.
“Pencegahan stunting tidak hanya
soal makanan bergizi, tetapi juga tentang pola hidup bersih, kasih sayang dalam
keluarga, serta pembinaan moral dan spiritual anak sejak dini,” ungkap Mang
Eka, sapaan akrab Eka Destrianto seraya mendeskripsikan kegiatan yang ia
bersamai tersebut.
"Dalam rembuk ini dibahas data
prevalensi stunting di kampung setempat, evaluasi program yang telah berjalan,
dan rencana aksi ke depan. Dalam hal ini Pemerintah kampung bersama lintas
sektor berkomitmen memperkuat edukasi kepada masyarakat, termasuk melalui
majelis taklim, posyandu, dan kegiatan keagamaan,"imbuhnya.
Lanjut Mang Eka, kehadiran pihaknya itu memberikan kontribusi dalam menguatkan kesadaran masyarakat, bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama, demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. (Imama/Oksi/Dhany)
Editor : Fadilah
