Way Kanan, KUA Negara Batin (Humas) - - Dalam rangka mempersiapkan calon pengantin menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis dan penuh keberkahan, Penyuluh Agama Islam KUA Negara Batin, Nining Kurniasih dan Maryuli, kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bertempat di Balai KUA Negara Batin. Kegiatan ini diikuti oleh empat pasangan calon pengantin yang akan segera melangsungkan akad nikah. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025.
Bimbingan dilakukan dalam suasana hangat,
interaktif, dan penuh keakraban. Berbagai materi krusial disampaikan, mulai
dari hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif, manajemen konflik,
hingga penguatan spiritual sebagai fondasi terwujudnya keluarga sakinah,
mawaddah, wa rahmah. Penjelasan yang diberikan menggunakan bahasa sederhana
namun sarat nilai, sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Dalam pemaparannya, Nining Kurniasih menekankan
pentingnya kesiapan mental, emosional, dan spiritual sebelum memasuki kehidupan
berumah tangga.
“Ketika hak dan kewajiban dijalankan dengan
baik, keharmonisan rumah tangga akan terjaga dengan sendirinya,” ujarnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap
sesi. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, serta menggali penjelasan lebih dalam
mengenai berbagai situasi yang mungkin dihadapi dalam kehidupan setelah
menikah. Pendekatan dialogis yang digunakan membuat suasana bimbingan lebih
hidup dan relevan dengan kondisi nyata.
Sementara itu, Maryuli turut menyampaikan
materi mengenai konsep rumah tangga bahagia dan harmonis.
“Calon pengantin perlu memahami peran
masing-masing agar rumah tangga berjalan dengan baik dan saling menguatkan,”
tutur Maryuli.
Para calon pengantin mengaku mendapatkan banyak
wawasan baru yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat
kesiapan mereka dalam membangun keluarga yang penuh cinta dan tanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, KUA Negara Batin menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan, setiap pasangan yang mengikuti bimbingan mampu membangun keluarga yang kokoh, saling mendukung, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari hari.
(Nining/Bukhori/Dhany)
Editor: Fadilah
