Search

Penyusunan Karu dan Karom, Daya Dukung Kesuksesan Haji

penyusunan-karu-dan-karom-daya-dukung-kesuksesan-haji
Fotografer: Humas Kanwil


‎Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Plt. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Hj. Linda Susilawati, S.Ag., M.Ag memberikan pengarahan dan penguatan saat penyusunan Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Lampung Barat. Bertempat di Masjid Baiturrahim Komplek Pemda Kabupaten Lampung Barat, Kamis, 10 April 2025.

‎Penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tidak melulu mengenai tata cara pelaksanaan ibadah, penyediaan transportasi, konsumsi, ataupun penginapannya. Dalam penyelenggaraan ibadah haji juga terdapat aspek petugas haji yang sangat menentukan kesuksesan pelaksanaan ibadah haji, seperti para pendamping rombongan dan regu atau yang biasa disebut Karom dan Karu.

‎Petugas Karu dan Karom juga memiliki porsi penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Karenanya, pembinaan Karu dan Karom merupakan salah satu agenda yang dilakukan demi memantapkan berbagai tahapan pelaksanaan ibadah haji.

‎Karu dan Karom ini, lanjut Linda, akan dipilih di antara jemaah haji yang berangkat dan akan diberikan pembinaan. Yang terpenting, Karu dan Karom ini harus memenuhi persyaratannya, yakni salah satu jemaah laki-laki atau perempuan, memiliki tingkat kesehatan dan kemampuan fisik yang baik, memiliki pengetahuan agama/manasik yang mencukupi, memiliki pengalaman berhaji/umrah, memiliki pengetahuan dan pengalaman memimpin (leadership), dan memilih jemaah dalam regu dan rombongannya.

‎Linda menyebutkan tugas Karu dan Karom dalam kegiatan pembinaan Karu dan Karom, yakni membantu ketua kloter, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dan Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD). 

‎Lebih rincinya, tugas pokok Karu adalah meneruskan informasi dari Karom dan petugas kloter, membantu mengatur dan menjaga anggota regunya agar tetap utuh, tertib, dan lancar dalam melaksanakan ibadah haji serta melaporkan permasalahan pada Karom.‎

‎Sedangkan tugas pokok Karom adalah membantu pelaksanaan tugas ketua kloter yang menyertai jemaah di bidang pelayanan umum dan ibadah, mengatur, membantu, dan menjaga anggota rombongannya agar tetap utuh dan tertib serta dapat mencapai kemabruran dalam melaksanakan ibadah haji.

‎Selain syarat-syarat tersebut, petugas juga harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, memiliki kesabaran, dan ikhlas karena beban serta tanggungjawabnya tidak ringan. (Boy/K.TU/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil