Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Perkuat Kompetensi Public Speaking, Kanwil Kemenag Latih 33 ASN

Senin, 13 Juli 2026 Anggithya Editor: Anggithya
Perkuat Kompetensi Public Speaking, Kanwil Kemenag Latih 33 ASN
Anggithya
Anggithya
Foto: Kevin

Lampung (Humas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Moderator yang diikuti oleh 33 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai bidang, Pembimbing Masyarakat (Bimas), dan unit kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung, Senin (13/7/2026) di Aula Saibatin kantor setempat. 

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi komunikasi publik ASN sekaligus menyiapkan kader-kader MC dan moderator yang profesional untuk mendukung berbagai agenda kelembagaan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Yan Maradonna. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pelatihan tersebut lahir dari kebutuhan nyata organisasi. Selama ini, Kanwil Kemenag Lampung masih menghadapi keterbatasan ASN yang memiliki kemampuan membawakan acara maupun memoderatori forum sehingga setiap ada kegiatan panitia kerap kesulitan menentukan petugas yang akan tampil.

"Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan public speaking, tetapi bagian dari upaya menyiapkan kader-kader MC dan moderator di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung. Kita ingin memiliki lebih banyak ASN yang siap tampil kapan pun dibutuhkan sehingga tidak lagi bergantung pada orang-orang tertentu," ujar Yan.

Menurutnya, kemampuan berbicara di depan publik merupakan kompetensi yang harus dimiliki ASN karena hampir seluruh kegiatan pemerintahan membutuhkan sosok yang mampu memandu jalannya acara dengan baik. Seorang MC tidak hanya bertugas membacakan susunan acara, tetapi juga membangun suasana, menjaga ritme kegiatan, serta menciptakan komunikasi yang baik antara penyelenggara dan peserta.

"MC menjadi wajah pertama yang dilihat peserta. Jika MC mampu membawa acara dengan baik, maka suasana kegiatan akan terasa lebih hidup, tertib, dan profesional. Sebaliknya, apabila pembawa acara tidak siap, kualitas keseluruhan kegiatan juga akan ikut terpengaruh," katanya.


Yan juga menekankan pentingnya peran moderator dalam berbagai forum diskusi, rapat, seminar, maupun kegiatan ilmiah. Menurutnya, moderator harus mampu menguasai materi, memahami dinamika forum, mengelola waktu, dan mengarahkan jalannya diskusi agar tetap fokus pada tujuan kegiatan.

"Moderator bukan hanya mempersilakan narasumber berbicara. Ia adalah pengendali jalannya forum. Moderator harus mampu membangun interaksi, menghidupkan suasana diskusi, menjaga objektivitas, sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung efektif," jelasnya.

Ia mengapresiasi panitia yang menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang keprotokolan dan public speaking. Menurut Yan, pengalaman praktis dari para narasumber akan menjadi bekal berharga bagi peserta dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan tampil di depan publik.

Yan berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena hasilnya akan langsung diterapkan dalam berbagai kegiatan Kanwil Kemenag Lampung. Bahkan, ia menegaskan bahwa para peserta akan mulai dilibatkan sebagai MC maupun moderator pada agenda-agenda resmi setelah pelatihan berakhir.

"Saya ingin setelah selesai pelatihan ini tidak ada lagi istilah kesulitan mencari MC atau moderator. Kita sudah memiliki banyak stok ASN yang siap ditugaskan. Ilmu yang diperoleh hari ini harus segera dipraktikkan agar kemampuan tersebut terus berkembang," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Umum, Humas, dan Komunikasi Publik Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Antonius Jemi, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan ASN dalam public speaking, teknik membawakan acara, keterampilan memoderatori forum, serta membangun kepercayaan diri saat tampil di hadapan publik.

"Melalui pelatihan ini kami berharap lahir ASN yang memiliki kompetensi komunikasi publik sehingga mampu menjadi representasi Kementerian Agama dalam setiap kegiatan resmi maupun pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Untuk memperkuat kompetensi peserta, panitia menghadirkan praktisi sekaligus MC profesional, Solihin, yang membagikan pengalaman mengenai teknik vokal, penguasaan panggung, penyusunan naskah acara, pengelolaan audiens, hingga praktik menjadi MC dan moderator. Peserta juga memperoleh penguatan materi dari ASN senior yang telah berpengalaman memandu berbagai kegiatan resmi di lingkungan Kementerian Agama.

Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan praktik langsung. Dengan metode tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan kedinasan.

Melalui pelatihan ini, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang komunikasi publik. Kehadiran ASN yang mampu menjadi MC dan moderator profesional diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan yang lebih tertib, komunikatif, dan mencerminkan citra positif Kementerian Agama.