Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Johan Yusuf, menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, Rabu (8/7/2026).
Rapat koordinasi dihadiri oleh unsur Forkopimda dan anggota Tim PAKEM Kabupaten Tulang Bawang. Pertemuan ini bertujuan memperkuat pengoptimalan pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Johan memaparkan kondisi pondok pesantren di Tulang Bawang. Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat 88 pondok pesantren dengan 6.484 santri, didukung oleh 88 kiai dan 510 ustaz yang berperan dalam penyelenggaraan pendidikan keagamaan.

Johan juga menjelaskan bahwa Kemenag secara rutin melakukan pendataan dan pemantauan terhadap berbagai aliran yang berkembang di masyarakat, khususnya yang belum memperoleh pengesahan dari pemerintah. Pengawasan tersebut dilaksanakan berdasarkan laporan petugas di lapangan yang mencakup 15 kecamatan dan 15 Kantor Urusan Agama (KUA).
Berdasarkan data yang diterima hingga pelaksanaan rapat, seluruh wilayah di Kabupaten Tulang Bawang dilaporkan dalam kondisi kondusif tanpa adanya temuan yang memerlukan penanganan khusus. Hasil tersebut menjadi bukti pentingnya koordinasi dan kolaborasi antaranggota Tim PAKEM dalam menjaga kerukunan umat beragama.
"Pendataan dan pengawasan terhadap aliran kepercayaan maupun aliran keagamaan terus kami lakukan. Berdasarkan data yang kami terima hingga hari ini, seluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang berada dalam kondisi aman, kondusif, dan tidak ditemukan adanya aliran yang menjadi perhatian khusus." Jelas Johan.