Lampung Tengah, Kemenag (Humas) – Penguatan koordinasi menjadi kunci dalam memastikan setiap program pembinaan keagamaan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama staf dan Penyuluh Agama Hindu di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Senin (13/7/2026).
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya tindak lanjut rencana pendirian Widyalaya Negeri, evaluasi pelaksanaan Utsawa Dharma Gita (UDG) XI Kabupaten Lampung Tengah, serta penguatan program pembinaan umat Hindu. Selain itu, dilakukan pembagian tugas dan penyelarasan program kerja sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di bidang Bimbingan Masyarakat Hindu.
Dalam arahannya, Dewa Gede Raka Ananta menegaskan pentingnya membangun sinergi, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama dalam menjalankan setiap program kerja. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang matang, tetapi juga oleh kekompakan seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
"Setiap program yang kita laksanakan harus memberikan dampak nyata bagi umat. Oleh karena itu, mari kita terus memperkuat koordinasi, menjaga kekompakan, dan memberikan pelayanan terbaik dengan penuh tanggung jawab serta profesionalisme," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, evaluasi pelaksanaan Utsawa Dharma Gita XI juga menjadi perhatian utama. Berbagai masukan dari pelaksanaan kegiatan dihimpun sebagai bahan perbaikan agar penyelenggaraan UDG pada masa mendatang dapat berlangsung lebih optimal dan semakin berkualitas. Sementara itu, pembahasan mengenai pendirian Widyalaya Negeri difokuskan pada tindak lanjut hasil koordinasi dan survei lapangan yang telah dilakukan sebagai bagian dari tahapan persiapan.
Rapat juga menjadi momentum untuk memperkuat peran Penyuluh Agama Hindu dalam mendukung program pembinaan umat di berbagai wilayah binaan. Para penyuluh didorong untuk terus aktif melakukan edukasi keagamaan, memperkuat moderasi beragama, serta membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat guna meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh program Bimbingan Masyarakat Hindu di Kabupaten Lampung Tengah dapat terlaksana secara terarah, terukur, dan berkesinambungan. Sinergi yang semakin kuat antara Penyelenggara Hindu, staf, dan para penyuluh diharapkan mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, memperkuat pembinaan umat, serta mendukung pengembangan pendidikan dan pelestarian nilai-nilai agama Hindu di Kabupaten Lampung Tengah.