Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Di Madrasah/RA Dan Pondok Pesantren, Kakan Kemenag Mesuji Terima Audiensi BPS

Selasa, 14 Juli 2026 Humas Mesuji Editor: Okta
Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Di Madrasah/RA Dan Pondok Pesantren, Kakan Kemenag Mesuji Terima Audiensi BPS
Humas Mesuji
Humas Mesuji
Foto: Mutia

Mesuji, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, A. Jalaluddin didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Gusdianto, menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mesuji, Sunarto, di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Mesuji, Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang menyasar lembaga Madrasah/Raudhatul Athfal (RA) dan Pondok Pesantren se-Kabupaten Mesuji.

Audiensi dilakukan sebagai bagian dari penguatan koordinasi antara BPS dan Kementerian Agama dalam mendukung kelancaran pendataan sektor ekonomi pada lembaga pendidikan keagamaan. Pendataan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Agustus 2026.

Kepala BPS Kabupaten Mesuji, Sunarto, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memperoleh data dasar yang lengkap, akurat, dan mutakhir mengenai aktivitas ekonomi, termasuk yang berada di lingkungan Madrasah/Raudhatul Athfal (RA) dan Pondok Pesantren. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan di berbagai sektor.

Kepala Kantor Kemenag Mesuji, A. Jalaluddin, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan sensus tersebut. Data yang akurat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penyusunan program dan kebijakan yang tepat sasaran, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.

Melalui sinergi antara Kementerian Agama dan BPS Kabupaten Mesuji, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan berjalan lancar dan memberikan gambaran yang komprehensif mengenai aktivitas ekonomi pada lembaga pendidikan keagamaan. Hasil pendataan tersebut diharapkan menjadi referensi yang kuat dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang lebih.