Search

Pesan Penting Menag RI pada Latsar CPNS dan PPPK

pesan-penting-menag-ri-pada-latsar-cpns-dan-pppk
Fotografer: Humas Kanwil


‎Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat mengikuti pelatihan dasar secara virtual dengan tema "Membangun Smart ASN dalam Mewujudkan Kementerian Agama Berdampak". Bertempat di Aula Kankemenag Kabupaten Lampung Barat. Senin, 14 Juli 2025.

‎Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan komitmen para peserta dalam menjalankan tugas negara. Kehadiran para peserta CPNS dan PPPK diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata, dengan semangat dan komitmen yang tinggi dalam mengemban amanah sebagai abdi negara.

‎Mengawali sambutan, Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H, MH, menekankan pentingnya menunjukkan karya, inovasi, dan akuntabilitas dalam setiap pekerjaan. Ia juga mengingatkan bahwa semua pekerjaan harus diberitakan kepada media massa dengan berita yang optimis.

‎Selanjutnya, Menag RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan pelatihan mengingatkan para peserta untuk selalu amanah dengan tanggung jawab yang diberikan pemerintah.

‎"Jadilah orang yang dapat dipercaya, prinsip dasar berlandaskan pada nilai-nilai dasar yang disingkat menjadi BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif juga harus dipahami dengan baik, serta keberanian untuk meninggalkan kesenangan demi mencapai tujuan yang lebih besar," tegasnya.

‎Selain itu, Menag RI menguraikan sembilan kekuatan yang harus dimiliki oleh para ASN, yaitu ikhlas, sabar, tawadu', istiqomah, qona'ah, amanah, mutawasib, moderat, dan adab. 

‎"Selain itu, konteks berkehidupan juga seyogyanya memahami syukur atas nikmat yang telah diberikan tuhan. Luar biasanya lagi ialah kemampuan menanamkan rasa syakur," ungkapnya.

‎Menurutnya, syakur adalah bentuk syukur yang lebih mendalam, yang mencakup penerimaan terhadap proses, termasuk ujian dan penundaan nikmat. As- Shabuur juga menjadi salah satu nilai yang perlu dikaji dan diterapkan dalam setiap standar kerja.

‎"Dalam konteks Kementerian Agama, poros kemenag harus bersinergi dalam tim untuk mencapai tujuan bersama. Tradisi kemenag yang mengedepankan ukhuwah kebersamaan harus terus dijaga dan dikembangkan. Dengan demikian, diharapkan Kementerian Agama dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat dan negara," jelasnya.

‎Terakhir, Pelatihan ini menjadi langkah awal bagi para CPNS dan PPPK untuk memahami nilai-nilai ASN dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

‎"Para peserta Latsar diharapkan dapat mengimplementasikan semua pembelajaran yang didapatkan selama pelatihan dalam tugas dan tanggung jawab. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, diharapkan seluruh ASN dapat menjadi agen perubahan yang membawa Kementerian Agama menuju masa depan yang lebih baik dan berdampak positif bagi masyarakat luas," tutupnya. (Boy/K.TU/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil