Pringsewu, MTsN 1 (Humas) - MTs Negeri 1 Pringsewu menghadirkan jajaran Polsek Pringsewu dalam kegiatan Pembinaan Remaja yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah pada Selasa (14/7/2026) tersebut menghadirkan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza), minuman keras (miras), judi online (judol), pelecehan seksual, serta perundungan (bullying).
Bertindak sebagai narasumber pada hari ke-2, Kanit Bimas Polsek Pringsewu, Iptu Asmadi, S.Pd., didampingi Bhabinkamtibmas Brigpol Fikri Hidayatullah, S.H., M.H.. Dalam pemaparannya, Asmadi menegaskan bahwa madrasah merupakan tempat belajar sekaligus tempat mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
"Madrasah adalah tempat belajar sekaligus tempat membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai akhlak, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik. Karena itu, setiap peserta didik diharapkan memanfaatkan masa belajar di madrasah dengan sebaik-baiknya, menjauhi segala bentuk perilaku negatif, dan terus mengembangkan potensi diri agar kelak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Asmadi di hadapan ratusan peserta MATAMUDA.
Ia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan telepon genggam atau HP secara bijaksana. Menurutnya, gawai dapat menjadi sarana belajar sekaligus hiburan, namun penggunaannya harus memiliki batas yang jelas agar tidak mengganggu proses belajar maupun perkembangan karakter.
Asmadi menjelaskan bahwa tantangan pergaulan remaja saat ini semakin kompleks. Pergaulan tidak hanya terjadi melalui pertemuan langsung, tetapi juga di dunia maya. Oleh karena itu, etika harus menjadi pegangan dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan nyata maupun di media digital.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh murid untuk menyayangi diri sendiri dan keluarga dengan menjalani perilaku yang baik serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Asmadi juga memaparkan sejumlah data mengenai pelanggaran etika yang melibatkan pelajar sebagai pelajaran berharga agar generasi muda tidak merusak masa depan diri sendiri maupun bangsa melalui perilaku yang merugikan.
Sementara itu, Brigpol Fikri Hidayatullah mengajak peserta berdialog mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta mengenalkan berbagai jenis narkotika. Ia mengingatkan para siswa untuk tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.
"Jauhi narkoba, karena narkoba merusak masa kehidupan. Jangan merokok, jangan mengisap lem, dan jangan pernah ingin mencoba," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik baru MTs Negeri 1 Pringsewu memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjauhi berbagai perilaku negatif serta mampu menjadi generasi yang berkarakter, sehat, dan bertanggung jawab. (Sul)