Search

Provinsi

Puji Raharjo: Dialog Kerukunan Intern Umat Buddha, Langkah Menuju Harmoni dan Persatuan

puji-raharjo-dialog-kerukunan-intern-umat-buddha-langkah-menuju-harmoni-dan-persatuan
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar Dialog Kerukunan Intern Umat Buddha. Acara ini diadakan di Borobudur Room Hotel Kurnia 2 Bandar Lampung pada Selasa (19/3).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Puji Raharjo menyatakan bahwa dialog ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia, yaitu untuk mencapai persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.

“Dialog ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang ajaran Buddha, meningkatkan komunikasi dan kerjasama antarumat Buddha, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa,” kata Puji.

"Dialog ini penting untuk membawa hasil kebaikan bagi umat beragama, khususnya umat Buddha di Provinsi Lampung. Melalui dialog ini, kita bisa bersama-sama menyatukan perbedaan-perbedaan yang ada, mengkomunikasikannya secara baik," ujar Puji.

Puji menambahkan bahwa kerukunan adalah sesuatu yang dinamis dan perlu terus diupayakan dan dijaga melalui berbagai upaya, seperti dialog, untuk memperkuat, melestarikan, dan mempersatukan bangsa dan Negara. Dialog dianggap sebagai cara yang tepat untuk mencapai harmoni dan kerukunan intern umat Buddha sangatlah penting dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan agama Buddha di Lampung.

"Sebagai umat Buddha, kita diajarkan untuk hidup dalam damai dan harmoni. Buddha Gautama selalu menekankan pentingnya toleransi dan saling menghormati perbedaan," ujar Puji Raharjo.

Dialog ini mengangkat tema "Kerukunan untuk Indonesia Kuat". Puji mengatakan bahwa tema ini sangat relevan dengan situasi dan tantangan zaman ini. Di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks, kerukunan antarumat beragama bukan hanya menjadi harapan, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama.

"Indonesia, termasuk Provinsi Lampung adalah negara yang kaya akan keberagaman, baik dalam budaya, agama, maupun suku bangsa. Keberagaman ini bukanlah hambatan, melainkan kekuatan yang harus kita jaga dan manfaatkan untuk kemajuan bersama," terangnya.

Puji Raharjo juga menegaskan komitmen pemerintah dan Kemenag dalam mendukung upaya-upaya memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan memperkokoh keberagaman sebagai kekuatan bagi bangsa Indonesia.

"Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, tentunya berupaya melayani umat beragama agar bisa menjalani kegiatan umat beragama secara profesional. Bersama bapak dan ibu tokoh agama dan kelompok masyarakat, kita akan bahu membahu menciptakan kondisi aman, nyaman, damai, rukun dan harmonis dalam kehidupan beragama di masyarakat," katanya.

“Saat ini Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Lampung Tahun 2024 meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Ini tentu kerja keras semua, baik Kemenag, masyarakat, umat beragama, stakeholder, dan lainnya,” ungkap Puji.

Ketua Panitia Slamet Riyadi dalam laporannya menyampaikan Maksud dan Tujuan dari Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesepahaman pentingnya Dialog Kerukunan Intern Umat Buddha, meningkatkan Harmonisasi Intern Umat Buddha, menambah Wawasan dan pengetahuan tentang Kerukunan Intern Umat Buddha.

“Kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Buddha Provinsi Lampung Tahun 2024 ini dilaksanakan selama 1 hari, yaitu pada Tanggal 19 Maret 2024. Pesertanya sebanyak 40 Orang, terdiri 3 dari para Pengurus Majelis, Lembaga dan Organisasi Keagamaan Se-Provinsi Lampung.

Kegiatan ini dibiayai dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bimbingan Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Tahun 2024. (Anggithya/Rizky Mubarak/M.Ridho)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil