Lampung, Kemenag (Humas) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung meraih predikat kinerja baik berdasarkan hasil Audit Kinerja dan Operasional yang dilakukan oleh Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Capaian ini disampaikan dalam exit meeting audit yang digelar di Aula Pepadun, Rabu (16/7/2025).
Audit dilaksanakan selama sepuluh hari, sejak 8 hingga 17 Juli 2025. Pengendali teknis audit, Mawariatul Janawati, mengungkapkan bahwa Kanwil Kemenag Lampung memperoleh nilai 79,271, yang menempatkannya dalam kategori kinerja baik secara nasional.
“Nilai ini mencerminkan pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) yang ekonomis, proses perencanaan dan pelaksanaan yang efisien, serta pencapaian hasil yang sangat efektif,” jelas Mawariatul.
Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan bahwa tata kelola birokrasi di Kanwil Kemenag Lampung telah berjalan pada jalur yang tepat dan sesuai prinsip akuntabilitas kinerja.
Sementara itu, Penanggung Jawab Tim Auditor, M. Isom, memberikan sejumlah catatan penting sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa tindak lanjut menjadi hal krusial, khususnya untuk temuan yang berkaitan langsung dengan keuangan.
“Kami berharap pengawasan dari pimpinan dilakukan secara langsung dan target penyelesaian ditetapkan. Temuan yang menyangkut hak negara harus dituntaskan tepat waktu,” ujarnya tegas.
Menurut Isom, hasil audit ini juga memperlihatkan potensi kuat Kanwil Kemenag Lampung untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Potensinya besar. Tinggal penguatan di aspek implementasi dan pembuktian nyata di lapangan. Masyarakat kini menuntut aksi, bukan sekadar narasi,” imbuhnya.
Menanggapi hasil tersebut, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit sekaligus menyatakan kesiapan penuh untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan.
"Audit ini menjadi momen reflektif bagi kami. Terima kasih atas arahan dan koreksi yang diberikan. Ini akan menjadi semangat baru untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan publik kami,” ujar Erwinto.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan fokus menuntaskan seluruh catatan yang ada, terutama yang terkait anggaran dan pelayanan, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Zona Integritas.(*)
