Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Rakorda Pendidikan Madrasah Lampung Selatan Tekankan Kolaborasi Dan Peningkatan Mutu

Kamis, 16 Juli 2026 Humas Lampung Selatan Editor: Antonius Jemi
Rakorda Pendidikan Madrasah Lampung Selatan Tekankan Kolaborasi Dan Peningkatan Mutu
Humas Lampung Selatan
Humas Lampung Selatan
Foto: Doc. Kanwil

Lampung Selatan, Kemenag (Humas) - Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Pendidikan Madrasah Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pondok Modern Gontor 7 Kalianda pada Kamis (16/7/2026). Sekitar 500 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari kepala madrasah dan guru madrasah se-Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas madrasah melalui penguatan tata kelola, profesionalitas pendidik, dan inovasi pembelajaran. Menurutnya, madrasah harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan sebagai ciri khas pendidikan madrasah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Herry Setiawan mengingatkan kepala madrasah untuk terus membangun budaya kerja yang berkualitas. Madrasah dituntut mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa peningkatan mutu madrasah membutuhkan kerja sama seluruh unsur pendidikan. Menurutnya, madrasah memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus memiliki akhlak yang baik.

“Madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan,” ujar Ahmad Rifai.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rifai juga menyampaikan program penguatan madrasah melalui tiga pilar, yaitu kebersihan, kedisiplinan, dan ekoteologi. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang nyaman, tertib, dan memiliki kepedulian terhadap alam. Program ekoteologi diwujudkan melalui gerakan penghijauan di lingkungan madrasah. Peserta didik juga didorong untuk menanam pohon sebagai bentuk pembiasaan menjaga lingkungan sejak dini.

Selain penguatan program, Rakorda juga menjadi ruang evaluasi dan koordinasi bagi pengelola madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan. Melalui forum tersebut, Kementerian Agama berharap seluruh madrasah di Lampung Selatan semakin inovatif dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah, kepala madrasah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan, pendidikan madrasah di Lampung Selatan diharapkan terus berkembang menjadi pendidikan yang unggul, berkarakter, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Puji)