Lampung
Barat, MTsN 1 (Humas) - - Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN
1 Lampung Barat mengadakan rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua KKM MTs
sekaligus Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lampung Barat, Desi Arisandi,
S.Pd.I., M.M.Pd. Rapat ini dihadiri oleh seluruh anggota KKM yang terdiri dari
24 madrasah Tsanawiyah swasta dari berbagai wilayah di Lampung Barat. Selasa, 2 Juli 2024.
Desi
Arisandi menekankan pentingnya rapat ini sebagai forum untuk membahas berbagai
isu strategis yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan di madrasah
serta kegiatan sosial yang akan dilaksanakan. Seluruh anggota KKM memberikan
komitmen penuh untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam upaya peningkatan
kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa di Lampung Barat. Isu yang menjadi
topik utama pembahasan ialah persiapan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM).
"Kurikulum
harus mampu mengakomodasi kebutuhan spesifik siswa dan memaksimalkan potensi
lokal," ujar Anton, salah satu anggota dari MTs Islamiyyah Kecamatan Suoh.
Dalam diskusi, peserta juga membahas perlunya integrasi teknologi dalam
pembelajaran untuk mendukung metode pengajaran yang inovatif. Desi Arisandi
menekankan pentingnya peningkatan literasi digital di kalangan siswa dan guru. Evaluasi
terhadap implementasi kurikulum sebelumnya juga menjadi bagian dari agenda
rapat. Peserta rapat sepakat untuk melakukan revisi dan peningkatan dalam
beberapa aspek agar kurikulum lebih efektif dan relevan.
Tidak
hanya membahas mengenai KOM, rapat juga membahas mengenai Kegiatan sosial
terkait pelaksanaan Lebaran Anak Yatim. Dalam rapat tersebut, dibentuk panitia
khusus untuk mengatur pelaksanaan kegiatan Lebaran Anak Yatim. Panitia ini akan
bertanggung jawab dalam menyusun program kegiatan dan memastikan pelaksanaannya
berjalan lancar.
Anggota
KKM juga membahas usulan pengembangan fasilitas di madrasah, seperti penyediaan
ruang kelas yang lebih baik dan fasilitas teknologi untuk mendukung proses
pembelajaran dan juga membahas tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan
madrasah, seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia. Solusi yang
diusulkan termasuk pengajuan bantuan dan peningkatan kapasitas tenaga pengajar melalui
pelatihan. Tidak lupa, pelaksanaan AKSIOMA yang akan di laksanakan di MTsS Al
Ikhlas Fajar Bulan pun ikut dibahas.
Rapat
ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut yang meliputi implementasi
kurikulum operasional dan pelaksanaan kegiatan sosial. Setiap anggota KKM
diberikan tanggung jawab untuk memastikan rencana tersebut dapat
direalisasikan.
"Dengan
kerja sama yang baik, kita dapat menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan
memberikan masa depan yang cerah bagi anak-anak kita," tutup Desi Arisandi
dengan penuh harapan. (Betrik/Septi).