Tanggamus Kemenag (Humas) --
Kassubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Mardanus,
S.Ag., M.M., menunjukkan komitmen tinggi dalam menciptakan tata kelola yang
efisien. Beliau turut memberikan penjelasan komprehensif dalam rapat koordinasi
bersama para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Tanggamus di aula
kantor kementerian setempat.
Rapat yang dipimpin oleh H. Saiful Arfan membahas beberapa agenda penting, di antaranya Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) KUA Tahun 2025, tunggakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun 2024, serta mekanisme penggajian honorer KUA untuk Tahun 2025. Rapat ini dihadiri oleh seluruh Kepala KUA di wilayah tersebut, menunjukkan sinergi yang kuat antar-lini dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik.
Dalam penyampaiannya, H. Saiful
Arfan menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan
BOP KUA. Ia mengingatkan agar setiap satuan kerja mempersiapkan pelaporan
keuangan dengan cermat sesuai ketentuan yang berlaku. "Kita harus memastikan
setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan
pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Saiful Arfan juga
menyoroti tunggakan PNBP Tahun 2024 yang memerlukan penanganan segera. Ia
menginstruksikan para Kepala KUA untuk melakukan langkah konkret dalam
mengatasi kendala administrasi yang berpotensi menghambat pelaksanaan program di
tahun mendatang. Hal ini, menurutnya, penting demi menjaga kepercayaan publik
terhadap institusi Kementerian Agama.
Tak kalah menarik, pembahasan
terkait penggajian honorer KUA Tahun 2025 menjadi poin perhatian tersendiri.
Saiful Arfan menegaskan bahwa kebutuhan kesejahteraan pegawai non-ASN harus
tetap menjadi prioritas agar produktivitas kerja tetap optimal. Solusi yang
tepat akan dirancang demi memastikan proses penggajian berjalan lancar dan
adil.
Rapat koordinasi ini tidak hanya menjadi sarana diskusi teknis, tetapi juga mencerminkan visi besar H. Saiful Arfan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional. Dengan semangat kolaborasi yang diperlihatkan, diharapkan berbagai tantangan yang dihadapi dapat segera teratasi dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal di masa mendatang. (Frans/Mela Basyar)
