Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Semangat pagi kembali mewarnai jajaran Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan. Senin (15/09/2025), apel pagi yang digelar di teras kantor bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang refleksi bersama tentang makna kebahagiaan dan tanggung jawab seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag Way Kanan beserta seluruh jajaran. Pada kesempatan tersebut, Munawar selaku Kepala Pokjaluh Kemenag Way Kanan menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya menemukan kebahagiaan dari dalam diri, bukan dari faktor luar semata.
“Banyak di antara kita mencari kebahagiaan pada harta, pertemanan, pasangan, atau pengakuan orang lain. Padahal, menurut Aristoteles, kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh hal-hal eksternal, melainkan dari bagaimana kita memaknai hidup ini. Kita bisa punya segalanya, tetapi jika hati tidak merasa cukup, maka tetap saja ada kekosongan,” ujarnya.
Munawar menegaskan bahwa menjadi seorang ASN adalah pilihan, sehingga setiap tugas dan tanggung jawab harus dilaksanakan dengan penuh integritas. “Kita punya kuasa untuk memutuskan, apakah akan bekerja dengan sungguh-sungguh atau tetap berada di zona nyaman tanpa melihat perubahan regulasi dan zaman,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebahagiaan seorang ASN erat kaitannya dengan tujuan hidup. ASN yang memahami dan mengimplementasikan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama biasanya bekerja lebih tenang, bersemangat, dan memandang pekerjaannya sebagai ibadah. Sebaliknya, ASN yang hanya mengikuti arus tanpa memahami nilai tersebut cenderung mudah merasa hampa.
“Langkah kecil yang konsisten lebih kuat daripada diam menanti. Seperti air yang tetap mengalir meskipun di bawah hujan, karena harapan tidak selalu datang dari langit yang terang,” pesan Munawar menutup amanatnya.
Apel pagi ini menjadi refleksi penting bagi para ASN Kemenag Way Kanan untuk terus meningkatkan kualitas kerja sekaligus menjadikan pengabdian sebagai jalan menuju kebahagiaan sejati. (Humas)
Editor : Fadilah
