Search

Sabet Prediket Terbaik 1, Yeni Yulianti Siap Menuju Tangga Nasional

sabet-prediket-terbaik-1-yeni-yulianti-siap-menuju-tangga-nasional
Fotografer: Humas Kanwil


‎Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Penyuluh Agama Islam Klasal Lampung Barat Yeni Yulianti, S.Th.I menyabet gelar Penyuluh terbaik 1 pada ajang Penyuluh Agama Islam Award tingkat Provinsi Lampung. Kamis, 08 Mei 2025.

Pada saat presentasi, Yeni mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat melalui KOZIS (Kotak Zakat, Infak, ‎dan Sedekah). Prestasi yang diraih oleh Yeni Yulianti merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Kankemenag Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar surat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI Nomor B.140/DT.III.III/H.M.01.2/02/2025.

‎Ajang Penyuluh Agama Islam Award yang diselenggarakan oleh Bidang PENAIZAWA (Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung yang bertujuan untuk mengapresiasi para penyuluh yang telah berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan masyarakat melalui pendekatan agama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan motivasi para penyuluh semakin meningkat untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan agama.

‎Selain itu, penghargaan ini juga menjadi inspirasi bagi para penyuluh lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi dalam bimbingan keagamaan. Keberhasilan Yeni Yulianti tidak hanya membawa kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi seluruh komunitas yang telah mendapatkan manfaat dari upaya dan dedikasinya.

‎Dengan adanya ajang seperti ini, diharapkan akan muncul lebih banyak penyuluh yang berprestasi dan bersemangat dalam menjalankan tugas mereka, sehingga mampu memberikan dampak positif yang lebih luas dalam masyarakat.

‎Ditemui terpisah, Plt. Kepala Kankemenag Lambar Miftahus Surur mengapresiasi kinerja keras dan ketelatenan Yeni Yulianti dalam mengikuti perlombaan Penyuluh Agama Islam Award sehingga mendapatkan prestasi terbaik.

‎"Kegiatan Penyuluh Agama Islam Award ini juga berfungsi sebagai wadah untuk mengidentifikasi dan mengapresiasi inovasi dalam penyuluhan agama. Inovasi tersebut dapat berupa metode baru dalam mengajarkan nilai-nilai agama, strategi efektif dalam pengelolaan ekonomi keagamaan Islam, atau program-program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kesejahteraan sosial," ungkap M. Surur.

‎Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan para penyuluh agama semakin terdorong untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini memerlukan pendekatan yang kreatif dan solutif, sehingga penyuluh agama dapat terus relevan dan efektif dalam menjalankan tugas mereka.

‎Komitmen untuk meningkatkan kualitas penyuluhan agama juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan sosial yang berlandaskan nilai-nilai agama. Melalui sinergi antara penyuluh agama, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan spiritual dan kesejahteraan bersama. (Boy/K.TU/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil