Bandar
Lampung. MAN 1 (Humas). MAN 1 Bandar Lampung menyelenggarakan Workshop
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan tema “Menyatukan Frekuensi, Meningkatkan
Kesadaran serta Menanamkan Kasih Sayang dan Empati dalam Pembelajaran”, Senin
(5/1/2026), berpusat di Gedung Serba Guna MAN 1 Bandar Lampung.
Kegiatan
ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Lampung, Zulkarnaen, dan diikuti oleh seluruh guru MAN 1 Bandar Lampung serta perwakilan
guru dari madrasah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM).
Dalam
sambutannya, Zulkarnaen menekankan bahwa pembelajaran harus dijalankan dengan
kesadaran dan cinta. “Pembelajaran itu harus bermakna dan menyenangkan, bukan
paksaan. Intinya kita mendidik karakter dengan cinta,” ungkapnya.
Sementara
itu, Kepala MAN 1 Bandar Lampung Lukman Hakim menyampaikan bahwa workshop KBC
menjadi momentum penting untuk menyatukan frekuensi para guru yang memiliki
latar belakang dan karakter beragam, agar kembali bersinergi dalam membangun
madrasah yang unggul dan berprestasi.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi overview Kurikulum Berbasis Cinta. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam tiga ruangan dan mengikuti sesi materi yang disampaikan oleh Tim Fasilitator Loka Diklat Lampung. Workshop KBC ini dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 5 dan 6 Januari 2026. Pada hari kedua, materi disampaikan oleh Setiyo Iswoyo, Direktur Millenia 21st Century Academy, yang membahas praktik baik pembelajaran berbasis cinta di satuan pendidikan. (Kh/Yn/YM/FA).
