Pesisir Barat, Kemenag (Humas) --- Kontingen Kabupaten Pesisir Barat memulai perjuangan mereka di hari pertama Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Lampung, yang digelar di MAN 1 Bandar Lampung pada hari Kamis, 2 Oktober 2025. Sebanyak 14 peserta dari berbagai tingkatan, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA), turut berkompetisi dengan penuh semangat.
Para peserta didampingi oleh jajaran Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Pengawas Madrasah, beserta staf pendamping dari sekolah asal. Kehadiran tim pendamping menunjukkan komitmen Kemenag Pesisir Barat untuk mendukung siswa madrasah dalam mengasah potensi akademik dan non-akademik. Kontingen ini merupakan perwakilan terbaik dari hasil seleksi OMI tingkat kabupaten.
OMI Tingkat Provinsi Lampung, yang berlangsung pada 2–3 Oktober 2025 mempertandingkan berbagai cabang lomba di bidang akademik, baik itu pada bidang sains seperti matematika, fisika, kimia, dan biologi maupun bidang sosial-humaniora seperti geografi, ekonomi, dan IPS secara umum. Hari pertama di MAN 1 Bandar Lampung menjadi ajang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka melalui kompetisi yang berbasis CAT (Computer Assisted Test).
Kepala Seksi Pendidikan Islam Ahmad Khotob turut mendampingi kontingen Pesisir Barat. “Kami bangga dengan semangat dan dedikasi 14 peserta dari Pesisir Barat. Mereka adalah duta madrasah yang membawa nama baik kabupaten kita. Kami berharap mereka tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi Lampung,” ujarnya.
Kegiatan hari pertama berjalan lancar dengan suasana kompetisi yang sehat dan penuh semangat. Para peserta dari Pesisir Barat menunjukkan kesiapan mereka melalui persiapan intensif sebelumnya. Dukungan dari Kemenag Pesisir Barat diharapkan dapat memotivasi siswa untuk memberikan performa terbaik selama dua hari kompetisi.
Kemenag Pesisir Barat berkomitmen untuk terus mendampingi kontingen dalam OMI ini, dengan harapan dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan. Keberhasilan kontingen diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya untuk terus berprestasi, memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul di Pesisir Barat. (Richard/Anggithya)
