Search

Shalat Jumat di MAN 1 Pesawaran Libatkan Siswa sebagai Petugas

shalat-jumat-di-man-1-pesawaran-libatkan-siswa-sebagai-petugas
Fotografer: Humas Kanwil

Pesawaran, MAN 1 (Humas) — MAN 1 Pesawaran melaksanakan kegiatan Salat Jum'at dengan melibatkan siswa sebagai petugas pada Jum'at, 30 Januari 2026, bertempat di Masjid MAN 1 Pesawaran. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa laki-laki serta pendidik dan tenaga kependidikan laki-laki MAN 1 Pesawaran sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan penguatan karakter religius warga madrasah.

Kegiatan Salat Jumat dengan pelibatan siswa sebagai petugas ini telah menjadi agenda rutin MAN 1 Pesawaran. Program tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pembiasaan dan pembinaan keagamaan, sekaligus upaya madrasah dalam menyiapkan kader-kader muda yang siap berperan aktif di tengah masyarakat.

Pada pelaksanaan Salat Jumat tersebut, petugas seluruhnya berasal dari kalangan siswa. Faza Rizqullah Rafif bertindak sebagai imam, Muhammad Fikri Ramadan sebagai khatib, dan Muhammad Rafi Abrori sebagai bilal. Pelibatan siswa secara langsung ini menjadi bentuk kepercayaan madrasah dalam melatih keberanian, tanggung jawab, serta kesiapan siswa dalam menjalankan praktik ibadah secara nyata.

Khutbah Jumat mengangkat tema “Rahasia dan Keutamaan Bulan Sya’ban”. Dalam khutbah disampaikan bahwa bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan mulia dalam Islam, yang memiliki berbagai keutamaan. Bulan ini dikenal sebagai waktu diangkatnya amal perbuatan kepada Allah SWT, sekaligus menjadi momentum persiapan spiritual menjelang bulan suci Ramadhan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, seperti puasa sunnah, doa, dan istighfar, guna meningkatkan ketakwaan dan kedekatan kepada Allah SWT.

Pembina Ekstrakurikuler Tarbiyah Islamiyah (TARBIS) MAN 1 Pesawaran, Muhammad Fikri, menyampaikan bahwa kegiatan Salat Jumat dengan petugas dari kalangan siswa memiliki tujuan yang sangat strategis.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keberanian siswa, menyiapkan kader di masyarakat agar kelak mampu menjadi imam, khatib, dan bilal, serta mendekatkan siswa kepada nilai-nilai spiritualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembinaan petugas Salat Jumat dilakukan secara terencana dan berkesinambungan. Pembinaan biasanya dilaksanakan tiga hari sebelum pelaksanaan Salat Jumat, atau sekurang-kurangnya satu hari sebelumnya, melalui latihan dan pendampingan intensif. Pemilihan petugas diprioritaskan bagi siswa kelas XII, dengan melibatkan siswa kelas XI sebagai kader lanjutan untuk memastikan regenerasi berjalan dengan baik.

Terkait kesiapan siswa, ia menambahkan bahwa meskipun sebagian siswa masih merasakan ketegangan saat pertama kali menjalankan tugas, namun secara umum mereka mampu melaksanakan amanah dengan baik.

“Meski masih ada rasa tegang, mereka cukup yakin karena telah diberikan kepercayaan serta pembinaan sebelumnya,” jelasnya. 30/01/2026

Melalui kegiatan rutin ini, MAN 1 Pesawaran berharap dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga matang secara spiritual, berani tampil di hadapan jamaah, serta siap berkontribusi dalam kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. (Ikmalia)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil