Search

Sinergi Penyuluh Agama KUA dan Penyuluh KB Gunung Labuhan Bimbing Calon Pengantin

sinergi-penyuluh-agama-kua-dan-penyuluh-kb-gunung-labuhan-bimbing-calon-pengantin
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, KUA Gunung Labuhan (Humas) - - Menyadari pentingnya pondasi yang kokoh bagi kehidupan berumah tangga, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung Labuhan bersama Penyuluh Keluarga Berencana (KB) secara sinergis melaksanakan bimbingan perkawinan terpadu bagi calon pengantin. Rabu, 04 Februari 2026

Kolaborasi ini bertujuan memberikan panduan yang komprehensif, menyelaraskan nilai-nilai keislaman dengan prinsip kesehatan dan perencanaan keluarga modern.

Kegiatan yang berlangsung di KUA Gunung Labuhan ini merupakan bagian integral dari kursus pranikah wajib. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, format kali ini mengintegrasikan materi keagamaan dan materi KB dalam satu rangkaian pembahasan yang saling melengkapi, dipandu langsung oleh kedua penyuluh.

Penyuluh Agama KUA Gunung Labuhan menyampaikan materi tentang hak dan kewajiban suami-istri, konsep mawaddah wa rahmah, serta pentingnya komunikasi yang baik dalam Islam. “Pernikahan dalam Islam adalah ibadah dan membangun peradaban. Untuk itu, diperlukan kesiapan mental, spiritual, dan pengetahuan. Sinergi dengan penyuluh KB hari ini menunjukkan bahwa agama sangat mendukung kemaslahatan keluarga, termasuk dalam merencanakan keturunan yang sehat dan berkualitas,” ujar Khaeirul Huda Abm Koordinator PAI Gunung Labuhan.

Sementara itu Penyuluh KB, memberikan penjelasan praktis tentang kesehatan reproduksi calon pengantin, pentingnya pemeriksaan kesehatan pranikah, dan berbagai pilihan metode kontrasepsi untuk penjarakan kelahiran. Ia menekankan, perencanaan keluarga adalah bentuk tanggung jawab bersama.

“Kami tidak hanya menjelaskan alat dan metode, tetapi juga mendorong calon pengantin untuk berkomunikasi terbuka tentang merencanakan jumlah anak, mengatur jarak kehamilan, dan menjaga kesehatan ibu. Ini adalah bagian dari membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera,” jelas Eka Oktaviani.

Kepala KUA Gunung Labuhan,  Ardores menyatakan bahwa sinergi ini adalah kebijakan tetap untuk meningkatkan kualitas bimbingan perkawinan. “Kami ingin calon pengantin mendapat bekal utuh. Dari KUA mereka dapat peta perjalanan rumah tangga berdasarkan syariat, dari penyuluh KB mereka dapat alat navigasinya secara medis dan perencanaan. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegas Ardores.

Sinergi berkelanjutan antara penyuluh agama KUA dan Penyuluh KB di Gunung Labuhan ini diharapkan dapat melahirkan generasi keluarga yang tidak hanya sakinah secara spiritual, tetapi juga sejahtera, sehat, dan terencana, sehingga mampu menjadi pondasi kokoh bagi masyarakat. (Humas)


Penulis  :  Yanto/Asep

Editor  :  Anggithya


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil